KPK Sebut Kronologi Bupati Bintan Atur Cukai Rokok dan Minuman Berakhohol

Editor: Redaksi

Apri Sujadi Bupati Bintan ditangkap KPK atas kasus Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai, Kamis (12/8/2021)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – KPK menetapkan Bupati Bintan Apri Sujadi (AS) sebagai tersangka kasus pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016-2018.

KPK menyebut Bupati Bintan Apri Sujadi menerima uang sebanyak Rp 6,3 miliar

Kasus ini bermula saat Apri mengumpulkan para distributor rokok untuk pengajuan kuota rokok.

Baca juga: Diduga Kerugian Negara Mencapai Rp 250 Miliar Atas Kasus Korupsi Bupati Bintan Apri Sujadi

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan pada awal Juni 2016 di salah satu hotel di Batam, Apri Sujadi memerintahkan stafnya mengumpulkan para distributor rokok soal pengajuan rokok di BP Bintan. Dalam pertemuan itu, disebutkan bahwa Apri Sujadi menerima sejumlah uang dari para distributor.

“Dalam pertemuan tersebut, diduga terdapat penerimaan sejumlah uang oleh AS dari para pengusaha rokok yang hadir,” kata Alex dalam konferensi pers, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: KPK: Apri Sujadi Terima Rp 6,3 Miliar Atas Kasus Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai

Selanjutnya, Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Mohd Saleh H Umar menyetujui kuota rokok sebanyak 290.760.000 batang dan kuota minuman alkohol dengan rincian golongan A sebanyak 228.107,40 liter, golongan B sebanyak 35.152,10 liter, dan golongan C sebanyak 17.861.20 liter.

Pada Mei 2017 bertempat di salah satu hotel di Batam, AS kembali memerintahkan untuk mengumpulkan serta memberikan pengarahan kepada para distributor rokok sebelum penerbitan surat keputusan (SK) kuota rokok tahun 2017,” ujar Alex.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.