Thursday, February 22, 2024
HomeLainnyaNasionalAnak Tukang Cukur Diterima di Taruna Akmil, Ini Kisahnya

Anak Tukang Cukur Diterima di Taruna Akmil, Ini Kisahnya

Editor : Sudianto Pane

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Seorang anak tukang cukur bernama Sersan Taruna Yanwar Jumowo, lulus menjadi Taruna Akademi Militer TNI Angkatan Darat.

Ada cerita haru di balik perjuangannya hingga akhirnya dapat diterima menjadi taruna Akmil. Menurut Yanwar, usahanya menjadi prajurit TNI AD dapat terkabul berkat cita-cita, usaha, ikhtiar, dan doa.

Demikian dalam siaran pers TNI Angkatan Darat yang diterima, Ahad (15/8).

Saya menjadi tentara karena keinginan sendiri dan karena saya senang melihat prajurit tentara yang gagah menaiki tank-tank,” ucapnya. Yanuar kemudian bercerita bahwa keinginannya menjadi TNI telah tumbuh sejak kecil.

Tepatnya ketika dirinya diajak ayahanda tercinta melihat-lihat alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. “Saat di sana saya bilang, ‘ayah, saya ingin menjadi seperti orang itu’. Saya menunjuk tentara yang sedang menaiki tank,” ucapnya.

.Baca : Sempat Viral Nama Raib dari Casis Bintara, Rafael Akhirnya Dinyatakan Lulus

.Baca : Presiden Jokowi Perintahkan Biaya Tes PCR Turun Jadi Rp 450-550 Ribu

Cita-cita Yanwar begitu kuat, sehingga dia berusaha keras merealisasikannya dengan latihan intensif.

Mulai dari lari setiap hari, melakukan kegiatan olahraga lain untuk meningkatkan stamina, kesehatan dan kebugaran. Semua itu agar lolos tes kesehatan dan tes-tes lain untuk menjadi Taruna Akmil.
Ketika menjalani pendidikan taruna, dia mengatakan disiplin dan ketekunan menjadi kunci agar nantinya dapat menjadi prajurit yang mampu memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa.

“Kegiatan di sini cukup padat, menguras tenaga, berbeda dengan kegiatan sehari-hari saat masih sekolah atau di rumah.” “Di sini tidak bisa santai-santai, semua dibatasi dengan waktu, semua kegiatan di sini terprogram dengan baik,” ucapnya.

Ayah Sersan Taruna Yanwar Jumowo yang berprofesi sebagai tukang cukur, Tarman menyebutkan siapa pun bisa menjadi prajurit TNI asal memiliki kemauan dan usaha.

“Seperti kata pimpinan-pimpinan (TNI), sudah membuktikan kalau masuk taruna itu tanpa duit, yang penting usaha dan doa, jadi kalau ada yang ngomong pakai duit itu salah, keliru itu,” pungkas Tarman.(*)

Sumber:Sumeks.co

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER