Dukung Laboratorium Biokesmas NTT Tetap Beroperasi, Perhimpunan Tionghoa Serahkan Bantuan 50 Baju Hazmat

Lab Biokesmas NTT sudah memiliki izin dari Litbangkes RI, karena hasil validasi dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya 100 persen

Perhimpunan Indonesia Tionghoa Provinsi Nusa Tenggara Timur (INTI NTT) menyerahkan bantuan 50 baju hazmat kepada DR Fima Inabuy selaku Ketua Laboraturium Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat NTT, Rabu (25/8/2021). 
Perhimpunan Indonesia Tionghoa Provinsi Nusa Tenggara Timur (INTI NTT) menyerahkan bantuan 50 baju hazmat kepada DR Fima Inabuy selaku Ketua Laboraturium Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat NTT, Rabu (25/8/2021). 
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KUPANG, SURYAKEPRI.COM – Perhimpunan Indonesia Tionghoa Provinsi Nusa Tenggara Timur (INTI NTT) menyerahkan bantuan 50 baju hazmat kepada Laboraturium Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat NTT, Rabu (25/8/2021).

Bantuan tersebut sebagai wujud dukungan INTI NTT terhadap operasional Laboratorium  Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat NTT agar tetap berjalan, di tengah polemik terkait rencana penutupan sementara oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang dan pihak Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

“Hari ini (Rabu, 25 Agustus 2021) Perhimpunan Indonesia Tionghoa Provinsi Nusa Tenggara Timur (INTI NTT) menemui DR. Fima Inabuy di Laboraturium Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat NTT untuk menyerahkan 50bh Baju Hazmat,” tulis seorang netizen di sebuah WAG Forum Academia NTT (FAN) yang dikhususkan membahas dan sebagai media komunikasi terkait wabah Covid-19 di Provinsi NTT.

Disebutkan bahwa “paket kecil ini sebagai Pernyataan Dukungan untuk semua upaya dan usaha yang telah dilakukan oleh Tim FAN dalam membantu masyarakat di masa Pandemi.”

BACA JUGA:

“Bagi INTI NTT, setiap aksi baik dengan tujuan yang baik, apalagi yang manfaatnya dirasakan baik bagi masyarakat, wajib Didukung. Sukses untuk Tim Lab Biokesmas NTT,” tulisnya.

Menurut Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di situs resminya, Laboratorium Biokesmas NTT termasuk satu diantara 742 laboratorium yang masuk daftar Laboratorium Jejaring Pemeriksa COVID-19 yang diinput ke dalam aplikasi New-all Record (NAR).

Hal itu, menurut Litbangkes Kemenkes, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor 4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Corona Virus Disease 2019.

Sementara itu, terkait polemik masih adanya regulasi, yang menurut Dinas Kesehatan Kota Kupang, belum dipatuhi, sejumlah akademia di NTT menilai seharusnya Dinkes mendorong dan membantu menyelesaikannya, bukan menghentikan sementara operasional apalagi menutup laboratorium tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.