Thursday, July 18, 2024
HomeLainnyaNasionalPolisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Pendukung HRS Berlarian

Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Pendukung HRS Berlarian

Editor : Sudianto Pane

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Massa pendukung Habib Rizieq Shihab menggelar demo terkait putusan banding kasus swab RS Ummi, Bogor. Massa melakukan long march dari arah perempatan Coca Cola menuju Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakpus.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (30/8/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, massa datang berjalan kaki menuju PT DKI Jakarta. Lalu lintas tampak tersendat.

Polisi menghadang massa di seberang ITC Cempaka Mas. Polisi kemudian menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa kemudian terpecah dan berlarian. Beberapa lari ke halte busway yang ada di lokasi, ada juga yang lari ke arah Senen.

.Baca : Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara

.Baca : Perihal Massa Membludak di Bandara Soekarno-Hatta, Habib Rizieq Salahkan Mahfud Md 

Selain itu, kendaraan taktis polisi berjaga menutup jalan, terlihat mobil water cannon, pengurai massa, hingga mobil Barracuda. Polisi bersenjata laras panjang dan memakai motor thrill juga berjaga di lokasi.Di sepanjang jalan menuju Pengadilan Tinggi juga dipasang kawat berduri. Kawat berduri itu memanjang hingga ratusan meter dari sebelum pengadilan hingga melewati pengadilan.

Di sepanjang jalan menuju Pengadilan Tinggi juga dijaga polisi. Semua titik di sekitar Pengadilan Tinggi dijaga, termasuk gedung BPJS, yang tepat berada di Pengadilan Tinggi DKI juga dijaga polisi.

Untuk diketahui, Pengadilan Tinggi DKi Jakarta  hari ini menolak permohonan banding Habib Rizieq Shihab dkk. Hasilnya, Habib Rizieq tetap divonis 4 tahun penjara terkait kasus swab RS Ummi Bogor.

Putusan Banding HRS di Kasus Swab Ditolak

“Perkara nomor 210 juga dikuatkan dimana atas nama terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Syihab alias Habib Muhammad Rizieq Syihab dalam perkara di Pengadilan Tinggi Nomor 210 Pidana Khusus tahun 2021 PT DKI, di pengadilan negeri dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun terus oleh Pengadilan Tinggi dikuatkan dengan putusan nomor 210 pidsus tahun 2021 PT DKI,” ujar pejabat humas PT DKI, Binsar Pamopo Pakpahan, di gedung PT DKI, Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakpus, Senin (30/8/2021).

Binsar mengatakan, dalam sidang pagi tadi, jaksa penuntut umum ataupun pengacara Habib Rizieq tidak datang.

.Baca : Taliban dan Penerapan Hukum Islam di Afghanistan, Tak Akan Ada Demokrasi

Dia mengatakan pihaknya segera mengirimkan petikan putusan ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.Selain Habib Rizieq, PT DKI menguatkan vonis menantu Habib Rizieq, Hanif Alatas, dan Dirut RS Ummi Andi Tatat. Keduanya juga tetap divonis 1 tahun penjara.

“Tentu saja perkara ini nanti akan disampaikan, diberitahukan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada terdakwa maupun Penuntut Umum dan baik Terdakwa maupun Penuntut umum punya hak untuk melakukan upaya hukum, yaitu kalau keberatan dengan putusan ini tentu akan mengadukan upaya hukum kasasi ke MA,” kata Binsar.(*)

Sumber:detiknews

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER