PDI Perjuangan Tegaskan Jokowi Tolak Perpanjangan Jabatan Presiden 2-3 Tahun

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers mengenai penerapan PPKM Level IV di Istana Negara, Jakarta, Minggu (25/7/2021). (Foto: Setpres)
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers mengenai penerapan PPKM Level IV di Istana Negara, Jakarta, Minggu (25/7/2021). (Foto: Setpres)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA,SURYAKEPRI.COM – Wacana amandemen UUD 1945 merembet ke isu perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena pandemi COVID-19. PDI Perjuangan tegas menyatakan wacana perpanjangan tersebut tidak sesuai konstitusi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut wacana yang diungkap Relawan Jokowi Mania (JoMan) mendukung perpanjangan masa jabatan presiden tersebut jelas tidak sesuai konstitusi.

“Sikap Presiden Jokowi sendiri sudah sangat tegas, dan memiliki komitmen kuat untuk taat sepenuhnya pada konstitusi di mana jabatan presiden dua kali. Sikap inilah yang juga dipegang oleh PDIP,” kata Hasto saat dihubungi, Kamis (2/9/2021).

Hasto mengatakan pihak yang mengusulkan perpanjangan jabatan presiden karena alasan pandemi tidak mengerti konstitusi. Menurutnya, sikap tersebut memang bentuk apresiasi, tapi tidak sesuai dengan aturan konstitusi.

“Demikian halnya terhadap mereka yang punya gagasan untuk perpanjangan waktu jabatan presiden karena alasan pandemi, mereka yang mengusulkan seperti itu karena rasa cinta terhadap Pak Jokowi dan sebagai apresiasi terhadap keberhasilan pemerintahan Pak Jokowi. Namun mereka tidak melihat aturan main, tidak melihat konstitusi,” ucapnya.

BACA:Moeldoko Jelaskan Presiden Jokowi Tak Pernah Berpikir Untuk Jabatan 3 Periode

BACA:Ada Jenazah di Roda Pendaratan Pesawat Militer AS, Presiden Afghanistan Kabur Bawa Uang Satu Helikopter

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.