Wednesday, February 28, 2024
HomeKarimunKementerian Kelautan dan Perikanan Dukung Penuh Program Nasional di Kepri

Kementerian Kelautan dan Perikanan Dukung Penuh Program Nasional di Kepri

spot_img

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad kembali melakukan sejumlah penjajakan kepada Pemerintah Pusat di Jakarta.

Kali ini, Ansar menemui Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Kedatangan Ansar Ahmad ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka meminta dukungan agar seluruh program di Kepri yang masuk dalam skala prioritas nasional mendapat dukungan penuh KKP.

“Ada beberapa program dan kegiatan nasional di Kepri yang akan kita laksanakan di tahun 2022. Diantaranya pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Malarko di Kabupaten Karimun dan Pelabuhan Nusantara di Kabupaten Natuna. Kita minta agar Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan dukungan penuh karena salah satu perijinan nantinya juga melibatkan dari KKP,” ujar Ansar Ahmad dalam rilis yang diterima Suryakepri.com, Jumat (3/9/2021).

Selain itu, Ansar Ahmad juga menyampaikan keluhan masyarakat seputar kapal pukat Cantrang yang beroperasi di sekitar perairan Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca juga:

Kepri Masuk 10 Besar Inovasi Teknologi Tepat Guna Nasional 2021

Menteri PAN RB dan Kajati Kepri Jadi Saksi Nikah Putri Bungsu Soerya Respationo

Gubernur Kepri Akan Segera Telusuri Isu Berita Pelelangan Pulau Tambelan

Ansar menyebut masyarakat setempat sering kali mengeluhkan karena dinilai mengganggu wilayah tangkap nelayan tradisional di dua kabupaten tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, sejauh untuk kepentingan masyarakat banyak pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap semua program nasional yang akan dilaksanakan di Kepri.

“Tidak ada alasan untuk menghambat. Pembangunan pelabuhan itu penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi di sebuah wilayah. KKP tentu akan memberikan dukungan penuh. Segala sesuatunya Pak Gubernur silahkan berkomunikasi dan menghubungi kami kalau ada hal-hal yang perlu penyelesaian cepat dari KKP,” ujar Wahyu Trenggono.

Dalam kesempatan tersebut Wahyu Trenggono juga menegaskan, saat ini di KKP ada beberapa program nasional yang harus dikejar demi meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Beberapa program tersebut diantaranya peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNPB) dari sumber daya alam perikanan, pengembangan perikanan budi daya untuk peningkatan ekspor yang didukung oleh research kelautan dan perikanan serta pembangunan kampung-kampung perikanan budi daya tawar, payau dan laut berbasis kearifan lokal.

“Program-program KKP ini juga memerlukan sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar bisa sukses dan berjalan dengan baik,” kata Menteri Wahyu Trenggono.

Khusus mengenai persoalan kapal Pukat Cantrang, pihaknya tengah menyusun sebuah formulasi bagaimana aktivitas Cantrang justru jadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat nelayan setempat.

KKP telah membuat kebijakan agar hasil tangkapan kapal Pukat Cantrang pemasarannya di lakukan di daerah tersebut dan tenaga kerja yang dilibatkan sebagian besar harus masyarakat nelayan setempat.

“Kita juga akan memperketat pengawasan sehingga kapal Pukat Cantrang tidak menangkap ikan di bawah 30 mil dari pantai yang merupakan daerah tangkapan nelayan tradisional,” urainya.

Dalam pertemuan dengan KKP tersebut selain Gubernur Ansar Ahmad, juga ikut mendampingi Asisten II Samsul Bahrum, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Arif Fadillah dan dua orang staf khusus Gubernur Kepri.

Sementara itu dari KKP selain Menteri Sakti Wahyu Trenggono juga hadir Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Artati Widarti dan beberapa staf khusus Kementerian Kelautan dan Perikanan. (*)

Penulis: Rachta Yahya

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER