Politisi Golkar Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka Korupsi

Foto Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin saat melakukan kampanye di Ogan Ilir Minggu (15/11/2020) foto: kc
Foto Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin saat melakukan kampanye di Ogan Ilir Minggu (15/11/2020) foto: kc
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Alex Nurdin, mantan Gubernur Sumatera Selatan yang kini menjadi anggota Fraksi Golkar DPR RI ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait pembelian gas bumi oleh Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019 oleh Kejaksaan Agung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung mengatakan, Alex Noerdin yang menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode, yaitu sejak 2008 hingga 2018, melakukan permintaan alokasi gas bagian negara dari Badan Pengelola Minyak dan Gas (BP Migas) untuk PDPDE Sumsel.

Kemudian, Alex menyetujui kerja sama antara PDPDE Sumatera Selatan dan PT Dika Karya Lintas Nusa (DKLN) membentuk PT PDPDE Gas dengan maksud menggunakan PT PDPDE Sumsel untuk mendapatkan alokasi gas bagian negara.

Politikus Partai Golkar itu pun langsung ditahan oleh penyidik Kejaksaan Agung di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan KPK. Alasannya, untuk mempermudah proses penyidikan. “Ditahan selama 20 hari, mulai hari ini (16 September) sampai 5 Oktober 2021,” kata Leonard, Kamis (16/9/2021).

Selain Alex, penyidik menetapkan Muddai Madang sebagai tersangka. Ia ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Muddai Madang yang merangkap jabatan sebagai Direktur PT DKLN, Komisaris Utama PT PDPDE Gas, dan Direktur PT PDPDE Gas menerima pembayaran yang tidak sah berupa fee marketing dari PT PDPDE Gas.

Leonard mengungkapkan, Alex dan Muddai Madang dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Ketua DPP Partai Golkar sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR Adies Kadir mengatakan, partai siap memberikan bantuan hukum jika Alex meminta.

BACA:Pemerintah Jepang Peringatkan Serangan Teroris, BIN Minta Masyarakat Waspada

BACA:5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Sulsel dan Sulteng

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.