Pelindo Tanjungpinang Minta Ditiadakan Tes Antigen untuk Perjalanan Antar Pulau

Editor: Redaksi

Ilustrasi, suasana di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Ilustrasi, suasana di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau minta pemerintah untuk mencabut persyaratan tes antigen untuk perjalanan laut antar pulau.

Asisten Manajer Pelayanan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) PT Pelindo Tanjungpinang, Raja Junjungan Nasution, mengatakan permintaan tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti jumlah kasus aktif COVID-19 yang sudah drastis turun, dan perjalanan antarpulau dengan menggunakan kapal merupakan kebutuhan warga.

Selain itu, biaya tes antigen yang mencapai Rp 85.000/orang dari Tanjungpinang menuju Batam memberatkan warga. Apalagi harga satu tiket kapal cepat dari Tanjungpinang menuju Batam hanya Rp 55.000, jauh dibawah biaya tes antigen.

Baca juga: Bupati Karimun Aunur Rafiq Bagikan Sembako Sumbangan Karyawan Perusahaan Italia kepada Puluhan Jukir

Perjalanan laut dari Tanjungpinang menuju Batam juga tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya sekitar sejam sudah sampai ke tujuan.

Salah satu penyebab terjadi penurunan jumlah penumpang di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura yakni persyaratan tes antigen. Beragam alasan warga mengurungkan niatnya untuk melakukan perjalanan antar pulau lantaran harus tes antigen, seperti biayanya tinggi, dan khawatir positif COVID-19.

Akibatnya, dalam setahun terakhir, jumlah penumpang antar pulau di Pelabuhan Sri Bintan Pura turun 50 persen dari 1.500 orang. Penurunan jumlah penumpang  berdampak buruk pada pendapatan Pelindo Tanjungpinang.

Baca juga: Gerebek Toko Kosmetik di Bekasi, Polisi Temukan Ribuan Obat Terlarang

“Kami memahami secara jelas tes antigen itu sebagai upaya untuk mencegah terjadi penularan COVID-19. Namun kondisi sekarang memungkinkan itu (tes antigen) tidak dijadikan sebagai persyaratan untuk perjalanan laut,” kata Raja.

Ia menambahkan protokol kesehatan tetap dilaksanakan di pelabuhan dan di dalam kapal. Seluruh kru kapal, petugas pelabuhan dan penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan. Kemudian jumlah penumpang di dalam kapal juga hanya 50-70 persen dari kapasitas kursi penumpang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.