KSP Sejahtera Bersama Yogyakarta Bermasalah, Ratusan Nasabah Datangi Kantor

Editor : Sudianto Pane

Anggota KSP Sejahtera Bersama mendatangi kantor yang berlokasi di Jalan Hayamwuruk 74 A Lempuyangan Yogyakarta. Foto: Gaga Sall
Anggota KSP Sejahtera Bersama mendatangi kantor yang berlokasi di Jalan Hayamwuruk 74 A Lempuyangan Yogyakarta. Foto: Gaga Sallo
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Ratusan korban nasabah Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSB) cabang Yogyakarta kembali mendatangi kantor KSP yang berlokasi di Jalan Hayamwuruk 74 A Lempuyangan Yogyakarta.

Kedatangan anggota Koperasi ini guna mempertanyakan nasib keuangan mereka yang hingga kini belum ada kejelasan baik simpan pinjam ataupun pembayaran bunga dan hak-hak keanggotaan lainnya.

Pantauan suryayogya di lokasi Senin 27/09/2021 kedatangan masa yang berasal dari anggota koperasi ini ingin menemui secara langsung dan berdiskusi tentang nasib sebagai anggota koperasi kini.

.Baca : Kasus Dugaan Pembobolan Deposito Nasabah Rp45 M di Makassar, Pegawai BNI Jadi Tersangka

.Baca : Seorang Karyawan Bank Gondol Uang Nasabah Rp 1,4 Miliar, Hasil Kejahatan untuk Judi Online

Dilokasi sempat terjadi ketegangan karena masa anggota koperasi memaksa masuk kedalam dan ingin mendapatkan penjelasan dari Nur Syamsiyah yang adalah Branch Maneger KSP Sejahtera Bersama.

Usai melalui perdebatan yang panjang akhirnya perwakilan dari anggota berjumlah lima orang masuk bertemu secara langsung Branch Maneger KSP Sejahtera Bersama Nur Syamsiyah.

Perwakilan diterima dan langsung disambung dengan kepala Humas KSP Sejahtera Bersama Dede Hitam Manis yang langsung dari kantor pusat Bogor.

Dalam penjelasan oleh Dede Hitam Manis bahwa keuangan dari anggota tetap ada dan hak-hak tetap terbayarkan namun menunggu proses likuiditas yang kini mengalami beberapa hambatan,misalkan terkendalanya proses penjualan aset koperasi yang terbentur oleh beberapa laporan polisi dari anggota.

“Ia saat ini KSP Sejahtera Bersama memang sedang mengalami kendala di proses penjualan aset, namun kini lagi proses di notaris, semoga KSP dapat membayar yang terfokus di 4%,” ujarnya.

Dede juga menyampaikan bahwa targed untuk cabang Yogyakarta diusahakan bulan Oktober akan terbayar walau saat ini terfokus di 4%, karena saat ini kantor pusat sedang berusaha semaksimal mungkin.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.