Wednesday, June 26, 2024
HomeBatamWali Kota Batam Akan Surati Gubernur Kepri, Minta Masuk Batam Bebas PCR

Wali Kota Batam Akan Surati Gubernur Kepri, Minta Masuk Batam Bebas PCR

Editor: Redaksi

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Batam sudah turun menjadi level 2. Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021 tentang PPKM Level 1,2, 3 dan 4, serta mengoptimalkan posko penanganan Corona virus disease 2019.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan dengan turunnya level PPKM ini, tentu ada beberapa kelonggaran. Seperti perjalanan dalam negeri dalam wilayah provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bagi yang sudah vaksin dosis kedua bebas test Covid-19.

Baca juga: Batam PPKM Level 2, Ini Syarat Baru Naik Pesawat di Bandara Hang Nadim

“Namun itu masih ada syarat tambahan, yang masih dosis satu, wajib lampirkan hasil antigen atau PCR,” ujar Rudi, Selasa (5/10/2021).

Diakuinya dengan status Batam saat ini, Rudi menginginkan agar pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk Batam tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes Polymare Chain Reaction (PCR).

“Antar kabupaten/kota atau provinsi bisa dibebaskan (tes PCR),” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan menyurati Gubernur Kepri agar tidak menerapkan hasil test PCR sebagai syarat perjalanan. Supaya PPDN yang masuk ke Batam dapat leluasa tanpa harus memikirkan tes PCR lagi.

Baca juga: Putri Nia Daniaty Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan CPNS

“Kalau antar kabupaten/kota di Kepri itu ranah Gubernur, tapi kalau antar provinsi ranah Menteri Perhubungan, kami akan surati Gubernur,” katanya.

Di samping itu, Rudi tetap meminta agar masyarakat Batam dapat terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat supaya tidak memasuki gelombang ketiga.

“Gelombang kedua sudah kita lalui, bulan Juli-Agustus, kasus Covid-19 mencapai ribuan orang. Sekarang ini yang dirawat di rumah sakit hanya 1 orang, tentu akan lebih baik kalau nol kasus,” ucapnya.

Sebelumnya Rudi meyakini status PPKM Batam masuk level I, namun dari Inmendagri Batam ditetapkan level 2. Rudi pun mengaku menerima keputusan tersebut.

“Perhitungan kami masuk level I, tetapi diputuskan level II, tentu kita terima,” katanya. (*)

Sumber: batam.tribunnews.com

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER