Hari Museum Nasional ke-59 Tingkat Kota Batam Berlangsung Meriah

Editor : Sudianto Pane

Foto ist
Foto ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Museum Batam Raja Ali Haji menggelar Hari Museum Nasional ke-59 yang jatuh pada Rabu (12/10). Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memberikan apresiasi semua pihak yang berjasa dalam mewujudkan keberadaan Museum Batam.

Dalam sambutannya, dalam rentang waktu yang singkat, museum sudah mendapat pengakuan, mengantongi sertifikat level B, dan sudah dikunjungi wisatawan.

“Ini kerja cerdas, kita bahagia dan bangga. Museum seumur jagung ini sudah tertata dengan baik,” ujarnya.

Meski sudah bagus, kata dia, masih perlu diperkaya koleksi hingga menyelenggarakan event-event untuk mengangkat nama besar Museum Batam Raja Ali Haji. “Harapan saya, pada masing-masing titik di museum ini terus diperkaya,” pesan Amsakar.

.Baca : Peringati Hari Museum Nasional, Museum Batam Raja Ali Haji Gelar Lomba Baca Puisi dan Foto

.Baca : Soft Opening Museum Batam Raja Ali Haji, Sketsa Wajah Nong Isa Menjadi Hadiah

Ia juga mendorong pengelola museum untuk terus menuangkan ide terbaiknya dalam memajukan Museum Batam Raja Ali Haji. Ke depan, kata dia, Museum Batam harus mampu mempresentasikan sejarah dan budaya yang di Batam secara menyeluruh.

“Selamat hari museum, terima kasih yang sudah berkontribusi bagi museum ini. Semoga menjadi pembelajaran penting untuk generasi mendatang,” katanya.

Pemko Batam menyambut baik ide dan gagasan untuk menaikan eksistensi Museum Batam Raja Ali Haji. “Ada ide di Kepala Pak Ardi (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam) lanjut, usulan tanggal 10 Oktober sebagai hari Museum Batam silahkan, adanya parade pertemuan secara nasional silahkan kita support,” ucapnya.

Diakhir sambutannya Amsakar membacakan karya Joko Pinurbo berjudul Kamus Kecil.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi semua pihak yang berjasa dalam mewujudkan keberadaan Museum Batam Raja Ali Haji. Ia memaparkan awal sejarah museum, dari awal instruksi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, untuk memanfaatkan gedung Astaka MTQ hingga sekarang menjadi museum kebanggan Batam.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.