Home Lainnya KEPRI ACF Kritisi Kinerja Gubernur Kepri

ACF Kritisi Kinerja Gubernur Kepri

Editor : Sudianto Pane

Tokoh Pemuda Tanjungpinang Andi Cori Fatahuddin (ACF).
Tokoh Pemuda Tanjungpinang Andi Cori Fatahuddin (ACF).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KEPRI, SURYAKEPRI.COM – Ansar Ahmad sudah hampir satu tahun menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), namun dalam satu tahun ini juga banyak masyarakat yang kecewa dan mengeluh untuk kinerja Gubernur Kepri yang sampai saat ini tidak ada yang terealisasikan.

Andi Cori Fatahuddin (ACF) Tokoh Pemuda Tanjungpinang mengkritisi kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepri, Ia mengungkapkan saat kemenangan hingga pelantikan Gubernur Kepri banyak Program – Program yang diwacanakan, sehingga Program tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi anak – anak Provinsi Kepri.

” Yang saya tau Gubernur kita ini sangat smart , pintar birokrasi, politisi muda berkarya dan religius. Itulah motivasi saya dan kawan – kawan semangat untuk terpilihnya Gubernur, Ansar Ahmad, ” ungkapnya.

.Baca : Wali Kota Batam Akan Surati Gubernur Kepri, Minta Masuk Batam Bebas PCR

.Baca : Tolak PP 85/2021, 200 Kapal Nelayan di Kepri Terancam Tidak Bisa Berlayar

Namun, setelah naik dan duduk menjadi Gubernur Kepri terpilih, Cory merasa ada yang janggal terhadap kepemimpinan Gubernur dalam kurun waktu 9 bulan. Cory meluapkan kekecewaan kepada Gubernur Kepri. Banyak wacana yang diucapkan hanyalah omong kosong belaka. Pada saat Pandemi ada hingga berakhir masyarakat hanya butuh pemulihan ekonomi, bukan wacana – wacana kosong untuk menarik perhatian publik atau mengkotak – kotakan antara pemerintahan dan publik.

“Apa mungkin saya harus menyebutkan Gubernur Kepri ini dengan hal yang tidak baik sehingga menimbulkan ketersinggungan? masa 300 hari kerja Gubernur sama sekali tidak ada hasil, terlalu banyak bicara seperti saat kampanye dulu, ” ucapnya dengan nada kesal.

Ia juga menambahkan , Gubernur Kepri terpilih merupakan anak asli kepri, Anak Kampung Sini ( Akamsi ) , seharusnya bisa mendahulukan program yang dibuat untuk publik. Beberapa masyarakat terpelosok seperti di Dompak yang tinggal dipesisir pesisir pantai tolong diperhatikan. Jangan hanya sibuk mengurus orang yang terpilih atau dipemerintahan saja. Waktu 3,5 tahun itu waktu yang tidak lama, jadi berbuatlah sesuai dengan harapan rakyat atau masyarakat yang dipimpinnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.