Tak Terima Hanya Divonis Denda Rp 5 Juta Atas Kasus Penggunaan Gelar Palsu, Kejari Tanjungpinang Akan Ajukan Kasasi ke MA

Editor: Redaksi

Ilustrasi Pengadilan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Politisi Tanjungpinang, Rini Pratiwi nampaknya masih menemui jalan panjang untuk menghirup udara bebas .

Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Langkah hukum yang diambil terkait putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru soal perkara pengguna gelar palsu Rini Pratiwi.

Baca juga: TRAGIS. Seorang Wanita Diperkosa di Dalam Kereta Api di Philadelphia Amerika, Penumpang Lain Tak Ada yang Membantunya

Hasil putusan banding Pengadilan Tinggi Pekanbaru tetap menguatkan vonis denda Rp 5 Juta yang sebelumnya diberikan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dalam putusan banding Nomor 446/PID.SUS/PT PBR, diwebsite perkara.pt-pekanbaru.go.id, Ketua Majelis Hakim dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Abdul Hutapea dan hakim anggota Didiek Riyono Putro, Aswijon memutuskan tiga poin amar putusan.

Di antaranya, menolak permintaan banding dari Penuntut Umum.

Kedua, menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg, tanggal 12 Agustus 2021.

Serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa dalam dua tingkat pengadilan.

Baca juga: Nur Sajat Transgender Asal Malaysia, Yang Sedang Diburu dan Kini Menetap di Australia

“Kami akan mengajukan kasasi ke MA terkait putusan PT Pekanbaru atas perkara Rini Pratiwi,” ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Sudiharjo, Senin (18/10/2021).

Rini Pratiwi yang ketika itu menyandang sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dilaporkan ke Satreskrim Polres Tanjungpinang atas dugaan penyandang gelar palsu, pada Maret Tahun 2020 yang lalu.

Kemudian, JPU Kejari Tanjungpinang menuntut hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta terhadap Rini Pratiwi.

Namun, Majelis Hakim PN Tanjungpinang memvonis Rini Pratiwi dengan hukuman denda Rp 5 juta.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.