Kabar Terbaru, Pantai Bikini Diizinkan Arab Saudi

Editor : Sudianto Pane

Ilustrasi
Ilustrasi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Arab Saudi yang terkenal sangat konservatif kini berangsur-angsur lebih modern dan terbuka. Pengurangan beberapa struktur sosial yang ketat terjadi berkat modernisasi dan adanya kebebasan berpendapat.

Dahulu kerajaan Islam sangat mengatur banyak hal, hingga persoalan privasi seperti pakaian individu, terutama kepada kaum perempuan. Namun kini tidak lagi.

Ini terbukti dengan diizinkannya wanita berbikini di pantai yang berada tak jauh dari kota metropolis Jeddah. Berikut fakta-faktanya:

Pantai Bikini

Arab Saudi memang mengizinkan bikini di pantai Pure Beach. Ini adalah pantai privat yang terletak di King Abdullah Economic City, sekitar 125 kilometer dari kota internasional Jeddah.

.Baca : Nelayan Sumatera Panen Harta Karun Bernilai Triliunan Peninggalan Sriwijaya di Dasar Sungai Musi

.Baca : Sebanyak 13 Ribu Orang Teken Minta Rachel Vennya Diproses Hukum

Pantai ini memiliki taman terapung yang membentuk tulisan “Arab Saudi” dalam bahasa Inggris, jika dilihat dari atas. Untuk masuk ke sini, tiap orang harus mengeluarkan kocek 300 riyal Saudi atau sekitar Rp 1,1 juta (asumsi Rp 3,772/riyal), untuk menikmati musik dan tarian sekaligus bermain air.

Salah satu warga Arab Saudi, Asma (32), menghabiskan waktu satu hari di pantai tersebut dengan pacarnya. Ia bahkan bisa berdansa dengan pasangannya di atas pasir putih di tepi Laut Merah, diiringi dentuman musik dari pengeras suara.

“Saya senang bahwa saya sekarang bisa datang ke pantai terdekat untuk menikmati waktu saya. Ini adalah lambang kesenangan … itu adalah impian kami untuk datang ke sini dan menghabiskan akhir pekan yang indah,” katanya kepada AFP, mengenakan gaun biru di atas pakaian renangnya.

“Hidup itu normal (di Arab Saudi),” tambah Asma. “Sebelumnya tidak normal.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.