Polda Sulsel Ambil Alih Kasus Ayah Perkosa Tiga Anak Kandung, LPSK: Terlapor tak Berhak Gugat Balik

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol E. Zulpan. (Foto: tvonenews.com)
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol E. Zulpan. (Foto: tvonenews.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MAKASSAR, SURYAKEPRI.COM – Polda Sulawesi Selatan segera mengambil alih penanganan kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak kandungnya di Kabupaten Luwu Timur.

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan bahwa terlapor, yang berinisial SF, tidak berhak lapor balik dalam kasus ini karena bertentangan dengan aturan perundang-undangan.

“Sekarang tim masih bekerja. Tim dari Polres Lutim di-backup (dibantu) tim dari Polda. Kemungkinan, (perkembangan) informasi kami sampaikan dan (kasusnya) ditarik ke Polda dalam waktu dekat,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol, E Zulpan di Makassar, Jumat (22/10/2021).

Menurut dia, sejauh ini tim kepolisian terus bekerja untuk menyelesaikan kasus tersebut karena viral hingga menjadi perbincangan publik.

BACA JUGA:

Kendati demikian, pihaknya meminta RA, ibu dari anak-anak korban, agar kooperatif memenuhi panggilan polisi.

“Kepada ibu RA, saya berharap hendaknya bisa bersikap kooperatif bekerja sama dalam rangka pengungkapan kasus ini agar terang persoalannya,” ujar Zulpan.

“Artinya, untuk hadir apabila diminta kehadirannya. Karena kita kesulitan untuk menemui atau menghadirkan ibu RA, termasuk ketiga anaknya,”ujarnya.

Zulpan menegaskan bahwa kasus tersebut sudah ditindaklanjuti kepolisian dengan adanya laporan polisi model A. Sehingga kasus ini akan dibuka kembali sekiranya sudah memenuhi unsur sesuai ketentuan KUH Pidana.

Ditanyakan mengenai laporan balik SF, yang melaporkan mantan istrinya RA atas dugaan pencemaran nama baik berkaitan viralnya kasus ini pada awal Oktober 2021 dan atas dihentikannya kasus penyelidikan oleh Polres Luwu Utara pada 10 Desember 2021, Zulpan memastikan tetap diproses.

“Kita proses. Artinya, semua warga negara memiliki hak dalam rangka melaporkan sesuatu yang dianggap merugikan. Nanti kita lihat kasusnya kan, sudah berjalan dua-duanya,” ujar perwira menengah Polri ini.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.