Tentara Israel Gelar Latihan Angkatan Udara Terbesar, Didukung Uni Emirat Arab

Israel mengadakan latihan Angkatan Udara terbesar yang disebut 'Blue Flag'. Latihan seperti ini biasa digelar dua tahun sekali di pangkalan udara Ovda sejak 2013, namun kali ini adalah yang terbesar yang pernah ada. [File: Amir Cohen/Reuters via Al Jazeera]
Israel mengadakan latihan Angkatan Udara terbesar yang disebut 'Blue Flag'. Latihan seperti ini biasa digelar dua tahun sekali di pangkalan udara Ovda sejak 2013, namun kali ini adalah yang terbesar yang pernah ada. [File: Amir Cohen/Reuters via Al Jazeera]
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TEL AVIV, SURYAKEPRI.COM – Militer Israel (IDF) menggelar latihan Angkatan Udara terbesar bertajuk “Blue Flag”, didukung Uni Emirat Arab (UEA), mulai har ini, Selasa (26/10/2021).

Komandang angkatan udara UEA akan tiba di Tel Aviv, Israel, pada Selasa, untuk memantau latihan militer tersebut.

Latihan militer Israel itu disebut sebagai latihan Angkatan Udara terbesar yang pernah ada, dengan dukungan sejumlah negara, termasuk UEA, negara yang melakukan normalisasi hubungan dengan negeri Yahudi tersebut.

Amir Lazar, Komandan operasi AU Israel, mengatakan kepada wartawan di pangkalan udara Ovda selatan bahwa latihan itu “tidak fokus pada Iran”, tetapi para pejabat militer mengatakan Iran tetap menjadi ancaman strategis utama Israel dan menjadi di pusat dari banyak perencanaan militernya.

BACA JUGA: 

Israel biasa menggelar latihan yang disebut “Blue Flag” setiap dua tahun sejak 2013 di gurun Negev untuk menyinkronkan berbagai jenis pesawat, yang dikemudikan oleh berbagai negara untuk melawan drone bersenjata dan ancaman lainnya.

Dengan lebih dari 70 jet tempur dan sekitar 1.500 personel, latihan tahun ini adalah yang terbesar yang pernah diadakan di Israel, kata Lazar.

Di antara negara-negara yang ambil bagian adalah Prancis, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris, yang pesawatnya terbang di atas wilayah Israel untuk pertama kalinya sejak pembentukan negara Yahudi pada tahun 1948.

Sementara pesawat UEA tidak terbang, dan komandan AU Emirat ditunjuk sebagai pemantau latihan tersebut.

Lazar mengatakan kunjungan itu, yang ditetapkan pada Selasa, “sangat signifikan” karena “suatu hari nanti” negara-negara yang berpartisipasi dalam latihan itu akan “bekerja sama” untuk melawan ancaman Iran.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.