Alasan Risiko Keamanan, Pemerintah Malaysia Masih Larang Ojek Online Beroperasi

Editor: Redaksi

Ilustrasi Ojek Online
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pemerintah Malaysia kembali menangguhkan lagi izin layanan raid hailing atau ojek online dengan alasan risiko keamanan dan tingkat kecelakaan yang tinggi.

Wakil Menteri Perhubungan Malaysia Henry Sum Agong mengatakan saat ini kementeriannya belum ada rencana memperkenalkan izin operasional layanan ojol dalam waktu dekat.

“Saat ini Kementerian Perhubungan belum ada rencana memperkenalkan e-hailing sepeda motor mengingat masalah keselamatan dan risiko bagi penumpang,” kata Henry di Dewan Rakyat pada Senin (15/11).

Baca juga: Kejagung Panggil Jaksa yang Menangani Kasus Istri Omel Suami Pemabuk di Karawang

Henry menyampaikan putusan ini dibuat setelah pemerintah menerima data kecelakaan lalu lintas dari polisi. Dari data itu, kematian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 64 persen, atau lebih dari 3.900 kasus dari total 6.167 kasus kematian.

“(Keputusan) ini memperhitungkan risiko keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi di antara pengendara dan penumpang yang dibonceng di Malaysia,” ucap Henry seperti dikutip Malaymail.

Pernyataan Henry menimbulkan tanggapan negatif dari salah satu anggota Dewan Rakyat sekaligus mantan menteri pemuda dan olah raga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman.

Syed Saddiq mempertanyakan mengapa pemerintah Malaysia tidak mencontoh Thailand dan Indonesia yang telah melegalkan operasi ojol sebagai salah satu alternatif transportasi publik meski dikelola oleh swasta.

Baca juga: Amazon Didenda Sebesar Rp 7,1 M Karena Kedapatan Menyembunyikan Kasus Covid-19

Syed Saddiq menuturkan Malaysia sepatutnya bisa mencontoh Indonesia dan Thailand terkait penerapan hukum dan kebijakan layanan taksi online berbasis sepeda motor, bukan malah langsung melarangnya.

“Thailand dan Indonesia telah mengizinkan perusahaan untuk mengoperasikan layanan ojek online. Jawaban Anda (Henry) tidak meyakinkan karena jika negara tetangga bisa, mengapa Malaysia tidak?” ucap Syed Saddiq bertanya seperti dikutip The Star.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.