Kasus Pria Arab Habisi Istri Siri di Cianjur

Editor : Sudianto Pane

Sarah semasa hidup. Wanita asal Cianjur ini meninggal akibat disiksa dan disiram air keras oleh suaminya. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Sarah semasa hidup. Wanita asal Cianjur ini meninggal akibat disiksa dan disiram air keras oleh suaminya. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Abdul Latif (29) ditangkap polisi berkaitan kasus pembunuhan berencana kepada Sarah (21), warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pria berkebangsaan Arab Saudi tersebut bertindak keji dengan menyiksa dan menyiram istri sirinya dengan air keras.

Nyawa Sarah tak tertolong saat menjalani penanganan medis. Wanita muda itu luka bakar di sekujur tubuhnya akibat siraman air keras.

Berikut fakta-fakta kasus pria Arab bunuh istri siri di Cianjur.

Korban Disiksa-Disiram Air Keras

Sarah ditemukan terkapar tak berdaya di depan teras rumahnya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (20/11) dini hari. Anak sulung dari tiga bersaudara ini disiksa suaminya, Abdul Latif (29), warga negara (WN) Arab Saudi.

Pelaku menyiksa dan menyiram korban dengan air keras. Iin Solihin (36), ketua RT setempat, mengatakan sebelum menyiramkan air keras, pelaku mengikat tangan korban menggunakan tali. Pelaku kemudian membenturkan wajah korban ke tembok sambil memukulinya.

.Baca : Alamak, Penyuluh Agama Kepergok Selingkuh Lalu Siram Air Panas Pada Istri

Korban disiram air keras yang sudah disiapkan pelaku. Air keras itu mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.

“Korban juga dibekap menggunakan lakban agar tak berteriak,” ujar Iin.

Salman (60), ayah korban, mengungkapkan pelaku juga memaksa korban untuk meminum air keras sebelum mulutnya dibekap menggunakan lakban. “Memang biadab. Anak saya bukan hanya disiksa dan diguyur air keras, tapi juga sempat dipaksa meminum air keras,” ujar Salman.

Luka Bakar Sekujur Tubuh

Akibat perbuatan keji pria Arab Saudi itu, Sarah luka bakar serius. Sarah meninggal dunia usai 18 jam dirawat di RSUD Cianjur dalam kondisi kritis.

Kapolsek Cianjur Kompol Ahmad Suprijatna mengatakan korban meninggal dunia pada Sabtu (20/11) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. “Meninggal di RSUD Sayang,” ucap Ahmad.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.