Kasus Aktif Covid-19 di Tanjungpinang Habis

Editor : Sudianto Pane

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang terhitung Selasa (23/11) dinyatakan habis atau tidak ada yang sedang menjalani karantina, baik di rumah sakit, karantina terpadu maupun isolasi mandiri (isoman).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri menjelaskan saat ini semua pasien covid-19 di Tanjungpinang sudah selesai menjalani karantina.

“Alhamdulillah semuanya sudah sembuh, tidak ada lagi yang sedang dirawat,” kata Sandri, Selasa (23/11).

.Baca : Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Mengaku Kebingungan Salurkan Obat COVID-19

.Baca : AstraZeneca Tawarkan Lebih Enam Bulan Kemanjuran Obat Covid-19

Dijelaskan Sandri, sebelumnya ada satu pasien yang menjalani perawatan cukup lama hingga tiga pekan, semula dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) dengan status covid-19, kemudian karena membutuhkan tindakan medis yang lebih lanjut untuk penyakit lainnya akhirnya dirujuk ke Batam.

“Cukup lama, sekitar tiga minggu. Sementara satu pasien yang isoman juga sudah sembuh,” paparnya.

Sandri mengingatkan walaupun sudah nol kasus, akan tetapi harus tetap waspada terhadap penularan karena virusnya belum hilang dan potensi terpapar tetap ada. Penggunaan masker memang sangat membantu melindungi dari penularan karena antara orang sehat dan orang tanpa gejala (OTG) tidak bisa dibedakan.

“Makanya kita tetap harus jaga protokol kesehatan,” pesannya.

Meskipun sudah menerima vaksin dosis kedua dan kekebalan tubuh sudah terbentuk, lanjut Sandri setiap orang tidaklah sama. Sehingga tetap harus dijaga secara fisik dengan disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Terlebih saat ini proses belajar sudah dimulai, mobilitas tinggi juga berpotensi penularan kembali,” ucapnya.(*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.