Profesor Imunologi: Virus Omicron Berpotensi Jauh Lebih Ganas dari Varian Delta

Vaksin yang ada seharusnya mampu bekerja melawan varian baru virus corona Omicron, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut, kata para ilmuwan [File: Ben Curtis / AP Photo via Aljazeera]
Vaksin yang ada seharusnya mampu bekerja melawan varian baru virus corona Omicron, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut, kata para ilmuwan [File: Ben Curtis / AP Photo via Aljazeera]
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Seorang profesor imunologi telah berbicara tentang ancaman yang ditimbulkan oleh varian Omicron dan bagaimana mutasi baru virus Corona (SARS-CoV-2) ini bisa dilawan.

Berbicara kepada penyiar Inggris Sky News, Profesor Danny Altmann mengatakan bahwa “jika Anda melihat batasan lurus biologi molekuler, tampaknya berpotensi jauh lebih menakutkan daripada Delta.”

Namun demikian, belum ada laporan dari Afrika Selatan bahwa kasus infkesi Omicron lebih parah. Virus ini pertama kali ditemukan di negeri Nelson Mandela itu.

Prof Altmann juga berbicara tentang betapa “bodohnya” bahwa benua Afrika belum menerima jumlah vaksin yang sama dibandingkan dengan Eropa atau Amerika Utara, sehingga meningkatkan risiko varian baru menyebar dengan cepat.

BACA JUGA:

Mutasi Omicron, yang juga dikenal sebagai B.1.1.529, disebut bisa membantu virus menghindari respon imun tubuh dan membuatnya lebih menular.

Analis: Akibat Ketidakadilan Vaksin 

Oksana Pyzik, seorang penasihat kesehatan global dan dosen pengajar di Fakultas Farmasi Universitas College, London, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ketidaksetaraan vaksin kemungkinan akan menyebabkan lebih banyak varian virus corona.

Sebab, kata dia, pandemi ini berkepanjangan dan bahwa pendekatan internasional yang lebih terkoordinasi terhadap distribusi vaksin sangat diperlukan.

“Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan berulang kali selama berbulan-bulan … bahwa jika ketidakadilan vaksin berlanjut, jika kita terus membuat negara-negara berpenghasilan tinggi menimbun vaksin sehingga seluruh benua memiliki akses yang sangat terbatas ke vaksin, ini pasti akan mengarah pada virus [munculnya virus yang lebih kuat], virus yang berpotensi resisten terhadap vaksin,” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.