Virus Omicron Mulai Menjajah Eropa, Pukulan Tambahan di Tengah Lonjakan Covid-19

Orang-orang menunggu di depan petugas untuk menjalani karantina dan tes Covid-19 di dalam Bandara Schiphol di Amsterdam, Belanda [Eva Plevier/Reuters]
Orang-orang menunggu di depan petugas untuk menjalani karantina dan tes Covid-19 di dalam Bandara Schiphol di Amsterdam, Belanda [Eva Plevier/Reuters]
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Varian baru virus Corona yang dinamai Omicorn atau sebelumnya dikenal dengan B.1.1.529, kini mulai menjajah Eropa. Strain baru hasil mutasi ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

Laporan hari ini, Minggu (28/11/2021), menyebutkan bahwa semakin banyak negara di Eropa yang menemukan kasus Omicron, padahal saat ini mereka juga sedang berjibaku dengan lonjakan Covid-19 dari varian-varian sebelumnya, termasuk varian Delta yang sebelum ini dikenal lebih ganas.

Inggris, Jerman, dan Italia adalah tiga negara terbaru yang menemukan infeksi Omicron, sementara Afrika Selatan mengutuk pembatasan perjalanan oleh banyak negara karena varian baru ini berasal dari negara mereka.

Omicron, yang ditetapkan sebagai “varian perhatian” oleh badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO), berpotensi lebih menular daripada varian sebelumnya, meskipun para ahli belum tahu apakah itu akan menyebabkan Covid-19 yang lebih atau kurang parah dibandingkan varian sebelumnya.

BACA JUGA:

Dua kasus Omicron yang ditemukan di Inggris pada hari Sabtu terkait dengan perjalanan ke Afrika selatan, kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid.

Berbicara kemudian, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menguraikan langkah-langkah yang mencakup aturan pengujian yang lebih ketat untuk orang-orang yang tiba di negara itu tetapi yang menghentikan pembatasan aktivitas sosial selain mewajibkan pemakaian masker di beberapa pengaturan.

“Kami akan meminta siapa pun yang memasuki Inggris untuk melakukan tes PCR pada akhir hari kedua setelah kedatangan mereka dan mengisolasi diri sampai mereka mendapatkan hasil negatif,” kata Johnson dalam konferensi pers.

Mereka yang telah melakukan kontak dengan orang yang dites positif untuk kasus dugaan Omicron harus mengasingkan diri selama 10 hari dan pemerintah akan memperketat aturan mengenakan masker, kata Johnson, menambahkan langkah-langkah itu akan ditinjau dalam tiga minggu ke depan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.