BICARA TAKTIK: Ralf Rangnick Jelaskan Formasi 4-2-2-2 Lawan Crystal Palace

Reaksi Ralf Rangnick setelah Fred membobol gawang Crystal Palace.
Reaksi Ralf Rangnick setelah Fred membobol gawang Crystal Palace.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Manajer Manchester United Ralf Rangnick menjelaskan alasan menggunakan formasi 4-2-2-2 saat melawan Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (5/12/2021). Setan Merah menang 1-0 berkat gol tunggal Fred memanfaatkan assist Mason Greenwood.

Ralf Rangnick mengatakan formasi baru Manchester United memungkinkan bek sayap mereka memainkan peran menyerang yang menonjol dalam kemenangan 1-0 atas Crystal Palace.

Dengan formasi 4-2-2-2 yang inovatif, Scott McTominay dan Fred lebih menopang empat bek tetapi juga memberi keleluasaan kepada dua full back, Alex Telles dan Diogo Dalot untuk merangsek ke depan saat menyerang.

BACA JUGA:

Bruno Fernandes di depan dua gelandang bertahan McFred sebagai playmaker di belakang dua penyerang Cristiano Ronaldo dan Marcus Rashford. Sancho bermain sejajar dengan Bruno namun relatif seperti gelandang bertahan.

Diogo Dalot dan Alex Telles, yang hanya mencatatkan empat pertandingan sebagai starter di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer musim ini, unggul dalam sistem ini dan Dalot hampir membobol gawang Palace pada babak pertama saat tembakannya melesat tipis dari gawang.

Tendangan kaki kanan Fred yang halus memastikan tiga poin dalam pertandingan pertama Rangnick sebagai pelatih sementara dan pria 63 tahun asal Jerman itu sangat senang dengan bagaimana Manchester United beradaptasi dengan formasi baru mereka.

Formasi 4-2-2-2 Manchester United racikan Ralf Rangnick saat menang 1-0 atas Crystal Palace di Old Trafford pada Minggu (5/12/2021). (Suryakepri.com)
Formasi 4-2-2-2 Manchester United racikan Ralf Rangnick saat menang 1-0 atas Crystal Palace di Old Trafford pada Minggu (5/12/2021). (Suryakepri.com)

PERGANTIAN: Jadon Sancho (Mason Greenwood, 62′) | Marcus Rashford (Anthony Elanga, 76′) | Bruno Fernandes (Donny van de Beek, 86′).

“Bagi saya, logis untuk tidak mengubah terlalu banyak posisi atau terlalu banyak hal setelah menang melawan Arsenal,” jelas Rangnick.

“Semuanya fit sepenuhnya, tidak ada yang cedera, pulih sepenuhnya, saya mulai memainkan starting XI yang sama.”

“Bagi saya, pertanyaannya adalah bagaimana kami mendapatkan tekanan pada bola, bagaimana kami mendapatkan kontrol? Jadi saya memutuskan untuk bermain 4-2-2-2 dengan dua striker, bukan Cristiano sendirian di depan, bersama dengan Marcus, menggunakan kecepatan untuk bola vertikal.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.