Wednesday, June 26, 2024
HomeLainnyaInternasionalOmicron Ngamuk, 5.000 Penerbangan Dibatalkan, Banyak Pilot dan Awak Terinfeksi Covid-19

Omicron Ngamuk, 5.000 Penerbangan Dibatalkan, Banyak Pilot dan Awak Terinfeksi Covid-19

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Virus corona varian Omicron mengamuk mengakibatkan lebih dari 2.000 penerbangan dibatalkan hingga Jumat (24/12/2021) dan diperkirakan sekitar 5.000 penerbangan dibatalkan antara periode sibuk 23-25 Desember 2021.

Demikian laporan situs web FlightAware, Sabtu (25/12/2021). Ini merupakan situs web yang melacak data penerbangan di seluruh dunia.

Pembatalan penerbangan tersebut sangat memengaruhi perjalanan liburan Natal dan juga menyambut Tahun Baru 2022.

FlightAware menunjukkan bahwa pada pukul 08:20 Waktu Bagian Timur (13:20 GMT), 2.028 penerbangan di seluruh dunia telah dibatalkan.

Al Jazeera mengutip laporan FlightAware bahwa ada 448 pembatalan di dalam, ke, atau di luar Amerika Serikat sejauh ini pada hari Jumat.

BACA JUGA:

Setidaknya tiga maskapai besar mengatakan mereka telah membatalkan lusinan penerbangan terkait penularan varian Omicron COVID-19 yang telah berdampak pada jumlah awak penerbangan selama musim perjalanan liburan yang sibuk.

Lufthansa yang berbasis di Jerman mengatakan bahwa mereka membatalkan selusin penerbangan jarak jauh transatlantik selama periode liburan Natal karena “kenaikan besar-besaran” jumlah pilot yang cuti akibat sakit.

Pembatalan penerbangan ke Houston, Boston, dan Washington terjadi meskipun ada “penyangga besar” staf tambahan untuk periode tersebut.

Delta Air Lines dan United Airlines yang berbasis di AS mengatakan mereka harus membatalkan lusinan penerbangan Malam Natal karena kekurangan staf terkait dengan Omicron.

Menurut FlightAware, United membatalkan 169 penerbangan, dan Delta membatalkan 127.

FlightAware melaporkan bahwa setidaknya 5.000 pembatalan penerbangan diperkirakan terjadi selama 23-25 ​​Desember,

Maskapai mengatakan tidak dapat berspekulasi apakah infeksi atau karantina COVID-19 sebagai sumber masalah karena mereka tidak diberitahu tentang jenis penyakit yang dialami para awak mereka. Penumpang dari penerbangan yang dibatalkan dialihkan ke penerbangan lain.

Lufthansa mengatakan dalam sebuah pernyataan: “… kami merencanakan penyangga yang sangat besar untuk masa liburan. Tapi ini tidak cukup karena tingginya angka orang yang sakit.”

Pernyataan United Airlines: “Lonjakan kasus Omicron di AS minggu ini berdampak langsung pada awak penerbangan kami dan orang-orang yang menjalankan operasi kami. Sayangnya kami harus membatalkan beberapa penerbangan dan memberi tahu pelanggan yang terkena dampak sebelum mereka datang ke bandara.”

Maskapai itu mengatakan telah membatalkan lebih dari 100 penerbangan dan berupaya mengganti ke penerbangan lainnya sebanyak mungkin.

Delta mengatakan pihaknya membatalkan sekitar 90 penerbangan pada hari Jumat karena kemungkinan cuaca buruk dan dampak Omicron setelah “menghabiskan semua opsi dan sumber daya – termasuk perubahan rute dan penggantian pesawat dan awak untuk menutupi penerbangan terjadwal”.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan ke beberapa outlet media bahwa mereka berusaha untuk membawa penumpang ke tujuan mereka dengan cepat.

Administrasi Keselamatan Transportasi AS mengatakan 2,1 juta orang melakukan perjalanan melalui bandara AS pada 23 Desember 2021.

Pelancong internasional sudah harus menavigasi sejumlah persyaratan pengujian dan vaksinasi untuk naik ke penerbangan.

Pembatalan terjadi ketika kasus virus corona yang didorong oleh varian baru semakin menekan staf di rumah sakit, departemen kepolisian, supermarket, dan operasi penting lainnya yang berjuang untuk mempertahankan kontingen penuh pekerja garis depan.

Negara-negara termasuk Spanyol dan Inggris telah mengurangi masa karantina COVID-19 untuk mengurangi kekurangan staf dengan membiarkan orang kembali bekerja lebih cepat setelah dinyatakan positif atau terpapar virus.

CEO Delta Ed Bastian termasuk di antara mereka yang telah meminta pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengambil langkah serupa atau mengambil risiko gangguan lebih lanjut dalam perjalanan udara.

Menurut Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), sekitar 50 juta orang di seluruh dunia diproyeksikan melakukan perjalanan dengan penerbangan internasional selama musim liburan akhir tahun.

Rekor Baru Covid-19

Inggris dan  Prancis mencetak rekor COVID-19 saat pembatalan ribuan penerbangan global pada Jumat. Negara Asia Tenggara, Thailand, telah melaporkan kluster Omicron pertama dan ikut berdampak pada pembatalan penerbangan.

Ekuador mewajibkan vaksin, Italia menyerukan masker di luar ruangan.

Sementara itu, Afrika Selatan melonggarkan sejumlah pembatasan virus corona, meski dilanda gelombang keempat kasus yang didorong oleh varian Omicron. AS akan mencabut larangan perjalanannya dari delapan negara Afrika selatan mulai 31 Desember.

Thailand melaporkan cluster Omicron pertamanya di provinsi timur laut Kalasin. Mereka mengatakan terdapat 21 infeksi berasal dari pasangan Belgia yang telah melakukan perjalanan ke negara itu awal bulan ini.

Di Eropa, Italia telah kembali menerapkan wajib masker di luar ruangan, dan Yunani telah memerintahkan orang untuk memakai masker di dalam dan di luar ruangan.

Di Amerika Selatan, Ekuador mewajibkan vaksin bagi hampir semua orang untuk memerangi infeksi virus corona yang melonjak secara global tepat sebelum liburan Natal.

Prancis laporkan rekor kasus baru COVID-19

Prancis mencapai rekor infeksi COVID-19 lainnya pada hari Jumat, dengan angka harian mendekati 100.000, sebuah tren yang telah mendorong Presiden Emmanuel Macron untuk mengadakan pertemuan khusus para menteri pemerintah pada hari Senin.

Otoritas kesehatan Prancis melaporkan 94.124 kasus COVID-19 baru pada hari Jumat sementara jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit itu mencapai level tertinggi tujuh bulan mendekati 16.200.

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Al Jazeera, AP, FlightAware

Omicron, Virus Corona, Covid-19, Pandemi, Pembatalan Penerbangan, Liburan Natal 2021, Tahun Baru 2022, Suryakepri.com 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER