Belgia Usir Imam Asal Maroko yang Serukan Bakar Orang Yahudi

Muhammad Toujgani. (Foto dari ToF)  
Muhammad Toujgani. (Foto dari ToF)  
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BRUSSELS, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah Belgia mengusir Mohamed Toujgani, seorang imam asal Maroko yang menyerukan pembakaran terhadap orang Yahudi. Sang imam dianggap membahayakan keamanan nasional.

Pernyataan Mohamed Toujgani dari tahun 2009 baru-baru ini muncul kembali, membuat pemerintah mencabut izin tinggalnya selama 10 tahun.

Mohamed Toujgani menyerukan “pembakaran orang Yahudi” dalam sebuah video tahun 2009, sehingga dilarang pada Oktober 2021 karena dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, kata pemerintah Belgia, Kamis (13/1/2021).

Pertama kali diungkapkan oleh penyiar Belgia VRT, kemudian pengusiran itu dikonfirmasi oleh Sammy Mahdi, Menteri Luar Negeri Belgia untuk Suaka dan Migrasi.

BACA JUGA:

“Orang ini mungkin adalah pengkhotbah paling berpengaruh di Belgia,” kata Mahdi dalam sidang parlemen Belgia.

Sampai tahun lalu, Mohamed Toujgani berkhotbah di masjid Al-Khalil di Molenbeek, salah satu tempat ibadah terbesar bagi umat Islam di Belgia.

Sebuah pernyataan mengatakan izin tinggalnya ditarik pada 12 Oktober 2021.

Toujgani “telah menjadi kontroversial selama beberapa waktu. Pada 2009, dia kembali menyerukan pembakaran orang Yahudi,” tambah pernyataan itu.

Video itu muncul kembali pada tahun 2019, kata VRT, mencatat bahwa Toujgani telah meminta maaf atas pernyataannya, mengutip “kesalahan” terkait dengan apa yang disebutnya “perang” yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Toujgani, yang merupakan kepala Liga Imam Maroko di Belgia, berada di bawah pengawasan badan intelijen domestik Belgia.

Mahdi mengatakan dia memutuskan larangan 10 tahun “berdasarkan informasi dari dinas keamanan” dan “karena tanda-tanda bahaya serius bagi keamanan nasional.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.