Viral Belatung di Organ Intim Wanita, Jangan Ikut Menyebarkan Video

Video viral belatung ada di Miss V (Foto: Getty Images/iStockphoto/Koldunov)
Video viral belatung ada di Miss V (Foto: Getty Images/iStockphoto/Koldunov)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Video yang sempat beredar di Twitter menunjukan sepasang wanita dan pria sedang melakukan hubungan intim. Tampak pada video tersebut ada gerombolan belatung di area dalam vagina wanita.

Psikolog klinis Veronica Adesla menjelaskan, rasa penasaran alias kepo sebenarnya adalah hal yang wajar. Meski demikian, selalu ada pilihan untuk tidak menuruti rasa ingin tahu yang tidak ada manfaatnya.

“Kalau rasa ingin tahu biasanya memang umumnya, apa lagi ini teman ngomong ‘lagi viral, lo liat nggak?’ Begitu kan, ya normal orang begitu. Tapi bukan berarti tidak bisa dikendalikan (atau) tidak bisa ditolak. Itu bisa tetap (ditolak),” kata Vero yang juga Co-Founder Ohana Space, Sabtu (15/1/2022).

Sekalipun akhirnya ikut menonton, sangat disarankan untuk tidak menyebarkan lagi video yang terbilang vulgar sekaligus menyeramkan tersebut. Terlebih, para pakar mengatakan apa yang ditampilkan dalam video tersebut tidak masuk akal. “Apa pentingnya melihat (video) itu? Itu pertanyaan pertama,” terang Vero.

“Apa faedahnya melihat itu? Misalnya ternyata cuma membuat tidak nyaman begitu setelah dibahas, kemungkinannya juga nggak mungkin (di dunia nyata), begitu dibuat-buat. Cuma membuat orang yang posting semakin dapat sorotan. Ngapain berkontribusi untuk hal seperti itu? Kontribusinya menjadi negatif kalau seperti itu,” jelasnya.

dr Wisnu Setyawan, SpOG(K), dari Morula IVF Tangerang berkomentar bahwa hal ini bisa saja rekayasa. Sebab, pada kasus medis, biasanya belatung hanya ada pada jaringan yang sudah mati.

“Belatung biasanya pada jaringan yang sudah infeksi, sudah mati. Kalau inikan masih segar, masih sehat gitu orangnya. Kemungkinan buatan,” jelas dr Wisnu secara terpisah.

dr Wisnu memaparkan kemungkinan kasus hewan pada vagina memang bisa saja terjadi, namun ini disebabkan oleh cacing kremi. Cacing kremi merupakan sejenis parasit yang berbeda dari belatung.

BACA:Bertolak ke Jakarta Tito Ingatkan Kepri Beri Kemudahan Berinvestasi

BACA:Jakarta Diguncang Gempa Magnitudo 6,7 Terasa di Tasikmalaya

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.