Menkumham Yosanna H Laoly Tandatangani Prasasti Pangkalan Armada Kapal Patroli Imigrasi Joesoef Adiwinata

Apel gabungan dihadiri Menteri Hukum dan Ham (Kemenkumham), Yasonna H Laoly
Apel gabungan dihadiri Menteri Hukum dan Ham (Kemenkumham), Yasonna H Laoly
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Menteri Hukum dan HAM, Yasonnal H Laoly secara simbolis memulai pelaksanaan Patroli Gabungan Pengawasan Dalam Rangka Penegakan Hukum Keimigrasian dan menandatangani Prasasti Pangkalan Armada Kapal Patroli Imigrasi “Joesoef Adiwinata”.
Penandatanganan prasasti ini merupakan rangkaian Apel Nasional Gabungan Hari Bhakti Imigrasi ke-72 di Dermaga 99 Harbour Bay, Batam pada Rabu (19/01/2022).

Apel Nasional Gabungan di Perairan Batam ini diikuti 26 instansi eksternal dan dihadiri secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonnal H Laoly serta Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sjarief Hiariej.

Batam, Kepulauan Riau menjadi lokasi Apel Nasional Gabungan mengingat Provinsi Kepulauan Riau yang sangat dekat dengan negara tetangga yang tak hanya membawa dampak secara ekonomi, namun juga mengemban risiko kesehatan.

Selaras dengan amanat Presiden Joko Widodo mengenai pengendalian penyebaran Virus Covid-19 Varian Omicron, Menkumham melakukan pengecekan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengetatan perbatasan dan terhadap personel di wilayah tersebut.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonnal H Laoly dalam amanatnya menekankan bahwa keamanan dan ketertiban suatu wilayah negara menjadi tanggungjawab bersama seluruh
pemangku kepentingan di negeri ini.

Dengan demikian, dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antar para penegak hukum, penjaga perbatasan, dan penjaga kedaulatan. “Pengawasan terhadap pintu gerbang negara dan perbatasan menjadi sesuatu yang penting. Karena 3 tahun ini pandemic Covid-19 telah melanda negeri ini.

BACA:Menkumham Pimpin Apel Gabungan Keimigrasian di Batam, Yasonna H Laoly: Batam Memiliki Tingkat Kerawanan Pidana Transnasional

BACA:Capaian Imigrasi Batam Tahun 2021, Deportasi 146 WNA dan Raih 6 Penghargaan

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.