Penendang Sesajen di Gunung Semeru Kini Mendekam di Mapolres Lumajang

Editor : Sudianto Pane

penendang sesajen di kawasan Gunung Semeru di Polda Jatim setelah ditangkap di Bantul, Yogyakarta. (CNN Indonesia/Farid)
penendang sesajen di kawasan Gunung Semeru di Polda Jatim setelah ditangkap di Bantul, Yogyakarta. (CNN Indonesia/Farid)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pelaku penendang dan pembuangan sesajen Gunung Semeru berinisial HF kini mendekam di Markas Kepolisian Resort Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan HF di bawa ke tahanan Mako Lumajang dari Polda Jatim,dikutip dari Antara Jumat (21/01/22).

Setiba di Polres Lumajang HF menggunakan baju tahanan warna jingga turun dari mobil warna putih langsung dibawa petugas menuju ke ruangan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim.

HF sebelumnya berada di Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

.Baca : Rektor UIN Sunan Kalijaga : Pelaku Penendang Sesajen Harus Dimaafkan

.Baca : Kasus Tendang Sesajen Semeru, Begini Tanggapan Ketua FJI Yogyakarta

“Tersangka dibawa ke Lumajang untuk memudahkan penyidikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan polisi sudah memeriksa delapan saksi dan empat saksi ahli dalam kasus tersebut yakni saksi ahli pidana, sosiologi, bahasa dan ITE.

“SPDP sudah kirim ke kejaksaan, dan kami upayakan secepatnya dilimpahkan ke kejaksaan,” ujarnya.

Eka mengatakan tersangka penendang sesajen dijerat dengan UU 19 tahun 2016 pasal 45 ayat 2 junto pasal 29 ayat 2, juga pasal 156 subsider pasal 14 ayat 1 KUHP ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Diamankan di Bantul

Sebelumnya HF pria pembuang sesajen di lokasi APG Gunung Semeru berhasil diamankan tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polda Yogyakarta, pada Kamis (13/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Pria berusia 32 tahun itu diamankan di Gang Dorowati, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul.

Seperti diberitakan sebelumnya, HF melakukan penendangan sesajen yang dilakukan di area bencana Gunung Semeru, Lumajang. Aksi itu kemudian direkam dalam tayangan video hingga viral di media sosial.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.