Gara-gara Berhutang Rp 1 Juta, IRT di Tangerang Disekap Rentenir

Editor: Redaksk

Ilustrasi penyekapan. (Foto: pixibay)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Polisi menetapkan dua orang tersangka dugaan kasus penyekapan terhadap ibu rumah tangga (IRT) bernama Sulistyawati, oleh rentenir gegara utang Rp1 juta di Kecamatan Cikedug, Kota Tangerang, Banten.

Para tersangka itu berinisial FT (26) dan SF (40). Keduanya kini sudah ditahan oleh polisi.

“Keduanya dijerat Pasal 333 tentang Perampasan Kemerdekaan Orang Lain dan terancam hukuman enam tahun penjara,” ungkap Kombes Pol Komaruddin, Kapolres Metro Tangerang Kota kepada rri.co.id, Minggu (23/1/2022).

Komaruddin mengatakan, pihaknya sudah menetapkan FT dan SF sebagai tersangka beberapa hari yang lalu.

“Jadi FT dan SF menuntut supaya pinjamannya segera dibayarkan. Namun, karena tidak kunjung dibayarkan, dia menggunakan cara lain, sehingga terjadilah penyekapan. Ancamannya enam tahun penjara,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, nasib naas dialami seorang ibu rumah tangga atau IRT bernama Sulistyawati (45), warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Gara-gara tak dapat melunasi utangnya Rp 1 juta, ia terpaksa disekap oleh rentenir di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, Jumat (7/1/2022) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Ciledug, Iptu Ronald Sianipar membenarkan adanya penyekapan oleh rentenir kepada ibu Sulistyawati

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.