Kecelakaan Truk Kontainer di Balikpapan, Rapat Mitigasi Segera Dijalankan

Editor : Sudianto Pane

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi saat meninjau langsung lokasi kejadian pada minggu 23/01/22
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi saat meninjau langsung lokasi kejadian pada minggu 23/01/22
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kementerian Perhubungan melihat perlu adanya langkah mitigasi dalam menyikapi kejadian kecelakaan truk kontainer di Balikpapan pada Jumat (21/1/2022) lalu.

Untuk itu akan diadakan rapat koordinasi dengan Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR.

Rapat kordinasi itu masih terkait dengan perubahan rekayasa yang akan dilakukan baik jangka pendek ataupun jangka panjang. Jangka pendek yaitu dengan pembangunan jalur evakuasi sementara di sebelah kiri jalan dan jangka panjang yaitu usulan pembangunan fly over dari APBD Provinsi,

“Yang penting adalah mitigasi untuk penanganan selanjutnya seperti apa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam keterangan, Senin (24/1/2022).

.Baca : Temuan Sementara Kasus Kecelakaan Maut Truk Tronton di Lampu Merah Balikpapan

.Baca : Mobil Terbang Melayang dan Terhimpit Kursi, Balita 4 Tahun Selamat dalam Kecelakaan Lampu Merah Balikpapan

Menurutnya  pembatasan operasional kendaraan barang segera diadakan. Hal itu akan dilakukan pada pukul 10 malam hingga 5 pagi yang mengacu pada peraturan Walikota Balikpapan.

“Kondisi jalan dengan elevasi kurang lebih 10% memang kurang baik untuk turunan panjang, kondisi ini sama seperti di Kretek, Wonosobo dan Bumiayu. Maka, perlu dilakukan langkah mitigasi perbaikan seperti pembatasan operasional kendaraan angkutan barang,” jelas Dirjen Budi.

Di samping itu, Ia juga mengungkapkan bahwa telah ada hasil temuan sementara pada kendaraan truk kontainer yakni adanya perpanjangan ROH (Rear Over Hang) dan perubahan konfigurasi pada sumbu ban sehingga tidak sesuai dengan spesifikasi asli kendaraan.

“Dari hasil temuan sementara, adanya tambahan ROH dan perubahan konfigurasi sumbu ban dari 1-1 menjadi 1-2-2 pada truk tersebut. Tapi sampai saat ini kami masih berkoordinasi dengan KNKT dan pihak kepolisian karena penyebab pastinya masih dalam tahap investigasi,” ungkap Dirjen Budi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.