2 KRI Dijual, Kemenkeu Dukung Modernisasi Alutsista TNI

Editor : Sudianto Pane

KRI Teluk Penyu 513, kapal perang TNI AL yang rencananya dijual bersama KRI Teluk Mandar 514 (Foto: Istimewa/indomiliter)
KRI Teluk Penyu 513, kapal perang TNI AL yang rencananya dijual bersama KRI Teluk Mandar 514 (Foto: Istimewa/indomiliter)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pemerintah akan menghapuskan atau menjual dua Kapal Perang Indonesia milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513.

Rencana penjualan dua KRI itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rapat Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kamis, 27 Januari 2022.

Sri Mulyani melalui Instagramnya mengatakan, kedua kapal yang akan dijual tersebut sudah dalam kondisi rusak berat.

“Kedua kapal sudah dalam kondisi rusak berat dan tidak aman dan tidak efisien, sehingga penghapusan 2 Kapal KRI tidak mengganggu tugas TNI AL,” ujarnya melalui keterangannya, dikutip pada, Jumat 28 Januari 2022.

.Baca : Sebut Prabowo ‘Macan Jadi Mengeong’ Edy Mulyadi Dilaporkan di Bali

.Baca : DPP PDIP Tegas Tak Bakal Pecat Arteria Dahlan Usai Sentil Sunda

Adapun KRI Teluk Mandar 514 diperoleh atau dibeli dengan nilai Rp 121.89 miliar, yang dibeli di tahun 1979. Sedangkan KRI Teluk Penyu nilai perolehan sebesar Rp 121,03 miliar dibeli pada tahun yang sama. Ia mengatakan, sesuai dengan Undang-undang dan Pasal 55 ayat 1 PP 27/2014 jo PP 28/2020, maka pemindahtanganan dan penjualan memerlukan persetujuan DPR.

“Kemenkeu terus mendukung modernisasi dan pembaharuan peralatan militer TNI melalui anggaran Kemenhan yang terus meningkat dan mendapat prioritas tinggi atau utama,” katanya. Sementara anggaran untuk fungsi pertahanan berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2010 hanya sebesar Rp17,08 triliun.

Namun, anggaran tersebut terus meningkat menjadi Rp117,96 triliun pada 2020. “Perbaikan tata kelola termasuk proses pengadaan yang efisien, pasti dan bersih dari KKN menjadi penting agar anggaran untuk pengadaan alutsista. Dapat menghasilkan perbaikan peralatan militer yang tangguh, tepat kualitas dan peningkatan kemampuan pertahan keamanan Indonesia,” tutup Sri.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.