Chelsea Tim Liga Primer Inggris Pertama Dipimpin Wasit Robot

Pemain Chelsea Thiago Silva merayakan gol bersama rekan setim saat melawan Tottenham Hostpur pada kejuaraan sepak bola Liga Premier di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (23/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/David Klein/FOC/djo
Pemain Chelsea Thiago Silva merayakan gol bersama rekan setim saat melawan Tottenham Hostpur pada kejuaraan sepak bola Liga Premier di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (23/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/David Klein/FOC/djo

SURYAKEPRI.COM – Chelsea akan menjadi tim Liga Primer Inggris pertama yang menjajal “wasit robot” pada gelaran Piala Dunia Antarklub yang akan dilaksanakan di Abu Dhabi (9/2/2022) nanti. Teknologi baru itu disebut bisa mengambil keputusan perkara offside secara otomatis dalam setengah detik.

Pasukan Thomas Tuchel akan terbang ke Uni Emirat Arab berkat kemenangan mereka di Liga Champions Eropa musim lalu, sehingga bisa turut mencicipi inovasi terbaru di kancah sepakbola level tertinggi. The Blues mengincar status juara di kompetisi internasional itu untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya dikalahkan Corinthians di final edisi 2012.

Melansir laporan dari laman football.london (3/2/2022), ‘wasit robot’ tersebut merupakan sistem pelacak anggota tubuh. Ia mengandalkan kamera khusus yang dipasang di atap stadion, dan menciptakan animasi kerangka pemain melalui 29 titik data, sehingga bisa mempercepat keputusan wasit dalam perkara offside tipis.

.Baca : Timnas Brasil Pecah Rekor Usai Bantai Paraguay di Kualifikasi Piala Dunia 2022

.Baca : Istri Pesepakbola Paraguay Tewas Ditembak di Festival Musik

Video Assistan Referee atau VAR akan mendapatkan notifikasi instan soal apakah teknologi tersebut menentukan seorang pemain onside atau offside, yang selanjutnya akan ditembuskan kepada pengadil utama di lapangan.

“Kami amat yakin bahwa akses ke sumber data baru ini bisa memberikan impak positif ke sepakbola dengan mengoptimalkan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan objektivitas,” ujar Johannes Holzmuller, direktur teknologi dan inovasi sepakbola FIFA dikutip dari laman resmi FIFA (3/2/2022).

“Namun, kita baru berada di awal perkembangannya dan berbagai kasus penggunaan masih harus diuji secara menyeluruh untuk menilai kecakapannya, dengan tujuan untuk segera mengimplementasikannya.”