BNPB: 14.000 Warga Sumbar Masih Mengungsi Pasca Gempa Magnitudo

Editor : Sudianto Pane

Foto udara masjid yang runtuh akibat gempa di Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Pasaman Barat dan sekitarnya itu mengakibatkan tujuh warga meninggal dunia. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.
Foto udara masjid yang runtuh akibat gempa di Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Pasaman Barat dan sekitarnya itu mengakibatkan tujuh warga meninggal dunia. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, hingga saat ini setidaknya lebih dari 14.000 warga Sumatra Barat (Sumbar) masih mengungsi sementara waktu pasca gempa magnitudo 6.1, Jumat (25/2/2022) lalu. Pengungsian tercatat berada di wilayah Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut, berdasarkan perkembangan, Selasa (1/3/2022) kemarin, pihaknya mencatat sebanyak 8.000 warga Pasaman Barat mengungsi di 35 titik yang berada di Kecamatan Talamau, Pasaman dan Kinali.

“Sedangkan di Kabupaten Pasaman, sebanyak 6.785 warga mengungsi. BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait sebaran titik pengungsian di kedua wilayah tersebut,” kata Abdul dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id, Rabu (2/3/2022).

.Baca : Akses Jalan Tertutup, Bantuan Korban Gempa Sumbar Terhambat

.Baca : BMKG Sebut Lebih dari 160 Kali Gempa Susulan Pasaman Barat, yang Terasa 6 Kali

Sedangkan dampak korban, BNPB mencatat adanya penambahan jumlah warga meninggal dunia sehingga totalnya menjadi 12 warga.

“Namun satu warga Pasaman Barat meninggal ini belum dipastikan penyebab utamanya,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Abdul, Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Sumbar, masih mengidentifikasi 6 warga hilang di wilayah Kabupaten Pasaman.

“Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas masih melakukan upaya pencarian korban hilang. Posko mencatat di Pasaman Barat warga luka berat sebanyak 22 warga dan luka ringan 42 warga, di Pasaman luka berat 6 warga dan luka ringan 36, serta di Kabupaten luka berat 1 warga,” tambahnya.

Selain berdampak pada korban jiwa, gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum dan sosial. Di Kabupaten Pasaman Barat teridentifikasi terdapat 1.345 unit rumah rusak.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.