10 Fakta Menarik MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika

Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (14/3/2022). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (14/3/2022). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

SURYAKEPRI.COM – Sebelum bergulirnya putaran kedua MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika Circuit, Lombok, NTB pada 18-20 Maret 2022, berikut sejumlah fakta menarik terkait balapan kelas dunia tersebut.

Usai menjalani balapan pembuka di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Februaru lalu, para pembalap kelas premier kini sedang bersiap untuk kembali menghadapi sengitnya pertarungan demi perebutan poin dalam kejuaraan dunia Grand Prix MotoGP 2022 seri kedua di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini.

Sirkuit Mandalika sebenarnya sudah tak asing bagi rider-rider MotoGP. Mereka telah berkesempatan mencicipi trek sepanjang 4,3 kilometer itu pada tes pramusim bulan lalu.

BACA JUGA:

Namun, dikarenakan ada pengaspalan ulang, praktis barisan pembalap harus kembali beradaptasi dengan lintasan baru dan sekaligus mengumpulkan lagi sejumlah data untuk set-up motor.

Sebelum melihat keseruan dari jalannya balapan di Pertamina Mandalika Circuit, ada baiknya mengetahui lebih dulu apa saja statistik dari Grand Prix Indonesia.

Berikut data dan fakta menarik jelang MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika:

1. Balapan motor Grand Prix kembali ke Indonesia pada 2022, untuk kali pertama setelah 25 tahun digelar di Sirkuit Internasional Sentul musim 1997 silam. Trek berlokasi di Bogor, Jawa Barat ini juga menjadi tuan rumah pada 1996.

2. Pada GP Indonesia pertama musim 1996, Mick Doohan (Honda) memenangi balapan 500cc usai mengalahkan Alex Barros dan Loris Capirossi (yang merupakan podium keduanya di kelas utama).

3. Dalam kategori 250cc, Tetsuya Harada (Yamaha) keluar sebagai pemenang, sedangkan kelas 125cc dimenangi oleh Masaki Tokudome (Aprilia).

4. GP Indonesia terakhir di Sentul 1997 diwarnai kemenangan Tadayuki Okada yang mengklaim podium tertinggi pada kelas premier.