Pelapor Kapten Vincent Raditya Akan Buka-bukaan soal Young Lex

Editor : Sudianto Pane

Young Lex (Dok. instagram @young_lex18)
Young Lex (Dok. instagram @young_lex18)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Polisi tengah mengusut kasus pilot sekaligus selebgram Kapten Vincent Raditya yang diduga affiliator binary option, Oxtrade, hingga merugikan para member. Pelapor Kapten Vincent, Federico Fandy, bakal diperiksa lusa.

“Hari Rabu jadwalnya. Sudah dikabarkan penyidik karena ini kan sudah jadi konsumsi publik makanya itu kepolisian gerak cepat dalam penyelidikan,” kata pengacara Federico, Irsan Gusfrianto, saat dihubungi, Senin (4/4/2022).

Irsan mengatakan sejumlah bukti akan diserahkan ke penyidik dalam pemeriksaan kliennya nanti. Salah satu bukti yang dibawa terkait adanya keterlibatan public figure dalam mempromosikan Oxtrade.

.Baca : Kapten Vincent Raditya Dituduh Flexing hingga Bikin Korban Tertarik Trading Oxtrade 

“Jadi bukti-bukti baru ada, kita mau sampaikan terkait pihak lain yang turut serta memperkenalkan ke publik aplikasi Oxtrade, baik dari YouTube maupun dari pembuatan lagu yang diduga dilakukan public figure, baik yang di YouTube, podcast, dan pembuatan lagu yang kami duga ada kaitannya,” jelas Irsan.

Bawa Bukti Keterlibatan Young Lex dan Gilang Dirga
Dia menyebut dua nama public figure yang akan diserahkan ke penyidik terkait kasus Oxtrade Kapten Vincent adalah Young Lex dan Gilang Dirga. Keduanya dianggap aktif mempromosikan Oxtrade dan mendapatkan keuntungan dari mempromosikan aplikasi tersebut.

“Kalau berdasarkan bukti itu YL bisa cari sendiri di YouTube Oxtrade Indonesia. Terus ada podcast GD. Bukti-bukti itu sudah saya dapat di situ ada lambang Oxtrade dan diduga ada kerjasama dengan Oxtrade,” ucap Irsan. Irsan membenarkan YL dan GD adalah Young Lex dan Gilang Dirga.

Pemeriksaan kepada korban Kapten Vincent akan berlangsung pada Rabu (6/4) mulai pukul 11.00 WIB. Dia berharap polisi mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Ini yang kita minta ke penyidik ini untuk didalami sehingga tidak berhenti saja pada terlapor. Karena laporannya kan ada Juncto Pasal 55… yang turut serta memperkenalkan ke publik. Kedua kami duga juga dari hasil penelusuran kami di YouTube Oxtrade Indonesia itu kami duga ada perwakilan Oxtrade di Indonesia yang mengumpulkan influencer dan ini kami harap ini semua dituntaskan sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Untuk itu diketahui FF melaporkan Kapten Vincent ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/1665/IIII/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.