Masjid di Sragen Dirobohkan, karena Korban PHP Pengusaha Tajir dari Jakarta

Editor : Sudianto Pane

Masjid di Sragen, Jawa Tengah viral karena dirobohkan usai dijanjikan akan dibangun ulang oleh seorang pengusaha kaya dari Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Masjid di Sragen, Jawa Tengah viral karena dirobohkan usai dijanjikan akan dibangun ulang oleh seorang pengusaha kaya dari Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Masjid Al-Fatah di Dukuh Kowang, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah viral karena dirobohkan usai dijanjikan akan dibangun ulang oleh seorang pengusaha kaya raya dari Jakarta.

Ketua panitia pembangunan Masjid Al-Fatah, Agus Pudiyono, mengatakan setelah kasus tersebut viral, pengurus Masjid dihubungi seseorang yang mengaku sebagai dermawan yang semula menjanjikan seluruh biaya untuk pembangunan ulang masjid baru, pengganti yang telah dirobohkan.

Agus juga mengaku semenjak awal pembicaraan pembangunan masjid hingga bangunan lama dirobohkan dan kasusnya menjadi viral seiring ketidakjelasan pengadaan dana, baru kemari itu dia dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai ‘pengusaha sukses dermawan’ tersebut.

.Baca : Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1443 H Diterbitkan MUI

.Baca : MUI Sebut Vaksinasi Covid-19 dan Tes Swab Tidak Batalkan Puasa

Pengusaha yang akhirnya dinilai pemberi harapan palsu alias PHP itu mengaku masih siap memenuhi janji yang pernah terucap.

“Kemarin pengusaha itu telepon saya. Baru kali ini saya dihubungi langsung oleh beliau, katanya akan bertanggung jawab dengan janjinya. Kemarin memberi tambahan Rp15 juta,” kata Agus mengutip detikcom, Senin (4/4).

Agus menyebut memberi tambahan karena sebelumnya, sang dermawan itu pernah menyumbang Rp10 juta lewat ‘orang dekatnya’. Oleh orang tersebut, Agus diberi penjelasan bahwa bisnis keluarga pengusaha tersebut bangkrut.

“Katanya bisnis tiga anaknya sedang bangkrut bersamaan. Sebenarnya dananya sudah ada, tapi digunakan untuk anaknya dulu,” kata Agus.

Masjid Dirobohkan 1,5 Bulan Lalu

Agus kemudian mengungkap awal masjid yang merupakan pusat kegiatan ibadah umat Islam warga Kowang dirobohkan 1,5 bulan lalu. Cerita ini berawal ketika warga ingin merenovasi masjid karena ada beberapa titik yang sudah rusak.

Kemudian 3 bulan lalu, ada warga setempat yang memiliki kenalan pengusaha dari Jakarta yang bersedia mendanai seluruh kebutuhan pembangunan. Namun, dana dari donatur tersebut tak kunjung cair.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.