Konfederasi Serikat Buruh Indonesia Kritik Skema Bantuan Subsidi Gaji

Editor : Sudianto Pane

Presiden KSPI Said Iqbal menilai BLT yang akan diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta itu bisa salah sasaran. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Presiden KSPI Said Iqbal menilai BLT yang akan diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta itu bisa salah sasaran. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengkritik rencana pemerintah terkait bantuan subsidi upah (BSU) kepada 8,8 juta tenaga kerja.

Presiden KSPI Said iqbal menilai bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan diberikan kepada tenaga kerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta itu bisa salah sasaran. Pasalnya, yang lebih layak mendapat BLT adalah buruh yang paling terdampak, yakni yang berada di kawasan industri kota besar.

Sementara, buruh yang bekerja di kawasan industri besar gajinya di atas Rp3,5 juta. Artinya, mereka tidak akan mendapatkan BLT.

.Baca : Massa Buruh Datangi Gedung DPR Tolak UU Cipta Kerja

.Baca : Aksi Peringatan  May Day 2022 Digeser 14 Mei di GBK Senayan

“Oleh karena itu kami setuju ada subsidi upah, tapi skema penerimanya diubah,” ujar Said dalam konferensi pers, Selasa (5/4).

Said menyarankan penerima subsidi upah adalah buruh peserta BPJS Ketenagakerjaan dan yang bukan peserta.

Kemudian, penerima BLT juga merupakan buruh yang menerima besaran upah sebesar upah minimum di daerahnya masing-masing.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.