Sering Membuat Bayi Menjadi Rewel, Ini Cara Aman Mengeluarkan Dahak

Editor: Redaksi

Rubber bulb alat untuk mengeluarkan dahak saat bayi batuk ataupun flu. (Foto: pixabay)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Dahak atau lendir biasanya muncul ketika bayi menderita flu atau batuk. Keberadaannya membuat bayi tidak nyaman bernapas, sehingga sering membuatnya rewel. Untuk mengatasinya, orang tua perlu mengetahui cara mengeluarkan dahak pada bayi yang aman.

Dahak atau lendir sebenarnya merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kuman. Cairan lengket ini juga membantu menjaga hidung, mulut, dan tenggorokan bayi tetap lembap. Lendir juga berfungsi sebagai pelindung untuk menghentikan kuman masuk ke dalam tubuh.

Namun jika jumlah dahak terlalu banyak, kenyamanan bayi dalam bernapas, makan, dan tidur Si Kecil bisa terganggu. Dengan melakukan beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi dapat membantunya kembali merasa nyaman.

Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi dengan Aman

Si Kecil mungkin mengalami gumoh, bersin, batuk-batuk, yang merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan kelebihan lendir. Selain menganggu kenyamanan, kelebihan dahak harus dikeluarkan untuk mecegah Si Kecil tersedak.

Berikut adalah beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi:

1. Menggunakan karet pengisap (rubber bulb)

Rubber bulb adalah pipet karet yang berfungsi menyedot cairan. Rubber bulb merupakan alat yang tepat untuk mengeluarkan dahak pada bayi di bawah 6 bulan.

Berikut adalah cara menggunakan rubber bulb:

  • Lakukan sterilisasi dengan mencuci rubber bulb menggunakan air hangat yang dicampurkan dengan sedikit sabun, lalu bilas hingga bersih dan keringkan
  • Posisikan kepala bayi sedikit lebih rendah daripada tubuhnya
  • Pencet bulb, lalu posisikan ujungnya di ujung lubang hidung bayi, tetapi jangan memasukkan batang bulb ke lubang hidung bayi
  • Perlahan, lepaskan bulb untuk mengisap dahak
  • Kosongkan bulb dengan membuang isinya ke mangkuk atau tisu
  • Bersihkan bulb dengan cara memencet dan melepaskannya bergantian di dalam mangkuk berisi air steril

Hindari menyedot lendir Si Kecil secara berlebihan, terutama jika dia tidak sakit batuk atau pilek. Jika Si Kecil menangis atau meronta-ronta, istirahatkanlah dulu atau Anda bisa mencoba cara mengeluarkan dahak pada bayi yang lain.

2. Menggunakan nasal aspirator

Cara kerja nasal aspirator mirip dengan bulb. Bedanya, daya isap dihasilkan dari mulut Anda. Nasal aspirator dilengkapi dengan selang yang menempel pada tabung seperti jarum suntik.

Posisikan pipa di mulut Anda dan ujung tabung miring di depan lubang hidung bayi. Isap dengan menyedot udara melalui selang, tetapi jangan mengisap terlalu keras karena hal ini bisa mengiritasi hidung Si Kecil.

3. Menyemprotkan larutan salin

Salin adalah larutan garam yang dimurnikan. Larutan ini digunakan untuk mengencerkan dahak yang kental, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan melalui bulb. Larutan saline bisa digunakan sebelum bulb atau nasal aspirator.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.