Ini Sosok Alexander Dvornikov, Jenderal “Biadab” Rusia yang Baru Ditunjuk untuk Perangi Ukraina

Komandan Distrik Militer Selatan Alexander Dvornikov diyakini telah ditunjuk sebagai komandan teater kampanye militer Rusia di Ukraina. (Foto: Kommersant Photo Agency/REX/Shutterstock via Guardian)
Komandan Distrik Militer Selatan Alexander Dvornikov diyakini telah ditunjuk sebagai komandan teater kampanye militer Rusia di Ukraina. (Foto: Kommersant Photo Agency/REX/Shutterstock via Guardian)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin telah menunjuk jenderal baru untuk memimpin perang di Ukraina. Dia adalah Jenderal Angkatan Darat Alexander Dvornikov. Siapa dia?

Berikut adalah sedikit informasi tentang apa yang kita ketahui tentang jenderal baru yang ditunjuk oleh Vladimir Putin untuk mengarahkan upaya perangnya di Ukraina.

Menurut CNN yang mengutip seorang pejabat AS dan seorang pejabat Eropa, Jenderal Angkatan Darat Alexander Dvornikov, komandan Distrik Militer Selatan Rusia, telah ditunjuk sebagai komandan teater kampanye militer Rusia di Ukraina.

BACA JUGA:

“Ini menunjukkan pengakuan Rusia bahwa komando perang sebelumnya telah berjalan sangat buruk dan mereka perlu melakukan sesuatu yang berbeda,” kata pejabat Eropa.

Serangan baru sekarang diperkirakan fokus pada wilayah Donbas, bukan beberapa front sekaligus.

Jend Alexander Dvornikov (60) adalah komandan pertama operasi militer Rusia di Suriah, setelah Putin mengirim pasukan ke sana pada September 2015 untuk mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Selama komando Dvornikov di Suriah dari September 2015 hingga Juni 2016, pesawat Rusia mendukung rezim Assad dan sekutunya saat mereka mengepung Aleppo timur yang dikuasai pemberontak, membombardir lingkungan padat penduduk dan menyebabkan banyak korban sipil.

Kota itu jatuh ke tangan pasukan pemerintah Suriah pada Desember 2016.

Pasukan Rusia telah menggunakan pendekatan berat yang sama di beberapa bagian Ukraina, menyerang bangunan tempat tinggal di kota-kota besar, dan menghancurkan sebagian besar kota pelabuhan Mariupol di Ukraina.

“Kami akan melihat seberapa efektif itu terbukti,” kata pejabat Eropa itu. “Doktrin Rusia, taktik Rusia tetap sama seperti sejak Afghanistan.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.