Kapolda Metro Larang Personel Bawa Senpi Kawal Demo Mahasiswa

Editor : Sudianto Pane

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama jajaran usai apel pasukan pengamanan aksi demo 11 April 2022. (CNN Indonesia/ Patricia Diah)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama jajaran usai apel pasukan pengamanan aksi demo 11 April 2022. (CNN Indonesia/ Patricia Diah)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengingatkan kepada seluruh anggotanya untuk tidak membawa dan menggunakan senjata api dalam mengawal demonstrasi mahasiswa di depan kompleks parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, hari ini, Senin (11/4).

Selain itu, ia juga meminta agar anggotanya tidak ada yang menggunakan senjata tajam. Sebab, kata dia, baik penggunaan senjata api maupun tajam tak ada dalam pedoman yang ada di kepolisian.

“Saya minta kepada seluruh anggota untuk tidak menggunakan dan tidak membawa, saya ulangi tidak menggunakan dan tidak membawa senjata api,” kata Fadil kepada wartawan, Senin (11/4).

.Baca : Penegasan Presiden Jokowi Pemilu Tak Ditunda Jelang Demo Mahasiswa

“Apalagi dengan senjata tajam dan peluru tajam saya minta ini dipedomani tidak ada anggota bawa senpi dan menggunakan senpi beserta peluru tajam,” imbuhnya.

Pedoman yang dimaksud Fadli itu mengacu pada Perkap 01/2009 dan Protap 01/2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian serta tahap tahap Pengguanan kekuatan dalam tindakan kepolisian.

“Mari kita melaksanakan pengamanan unjuk rasa ini dengan mengedepankan sikap humanis,” ucap dia.

Waspada Susupan Massa Liar

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengingatkan massa demonstrasi 11 April yang datang dari luar daerah penyangga Jakarta tidak disusupi massa liar.

Sambodo menyatakan pihaknya tidak mempersoalkan massa aksi yang datang dari luar daerah penyangga. Sebab, mahasiswa yang hendak melakukan aksi sudah mengajukan pemberitahuan.

“Tapi jangan sampai kemudian massa itu disusupi oleh massa-massa liar yang kemudian memprovokasi sehingga kemudian nanti aksi unjuk rasa berjalan tidak tertib,” saat ditemui awak media di kawasan Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/4).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.