Ledakan Meteor Misterius di Langit Papua Nugini Tahun 2014

Editor : Sudianto Pane

Meteor Asing Pernah Meledak di Langit Papua Nugini Tahun 2014 Foto: Getty Images/NASA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Bola api yang meledak di langit Papua Nugini pada tahun 2014 ternyata bukan objek antariksa biasa. Objek misterius itu ternyata meteor yang berasal dari sistem bintang lain alias interstellar.

Meteorit yang meledak di timur laut Papua Nugini pada 18 Januari 2014 itu dikenal dengan nama CNEOS 2014-01-18 . Ukurannya sangat kecil, hanya 45 cm, tapi saat memasuki Bumi kecepatannya mencapai 210.000 km/jam – jauh melebihi kecepatan rata-rata meteor yang mengorbit di tata surya.

.Baca : Wapres Ma’ruf Amin Berharap Covid-19 Tidak Melonjak Usai Mudik Lebaran

.Baca : Presiden Jokowi Teken Perpres Natuna Guna Mewujudkan Zona Pertahanan dan Keamanan

Temuan ini dilaporkan dalam penelitian oleh dua peneliti dari Harvard University, Amir Siraj dan Avi Loeb, yang diterbitkan di Arxiv pada tahun 2019. Penelitian itu berargumen bahwa kecepatan meteor dan lintasan orbitnya 99% membuktikan bahwa objek tersebut berasal dari luar tata surya.

Meski hampir sepenuhnya yakin, penelitian tersebut tidak pernah melewati proses penilaian sejawat atau diterbitkan di jurnal ilmiah karena beberapa data yang dibutuhkan untuk memverifikasi perhitungan mereka ditahan oleh pemerintah Amerika Serikat karena tergolong data rahasia.

Kini temuan Siraj dan Loeb telah dipastikan oleh peneliti dari U.S. Space Command (USSC). Dalam memo tertanggal 1 Maret dan dibagikan di Twitter pada 6 April, Letnan Komandan USSC John E. Shaw menulis bahwa analisis tersebut cukup akurat untuk mengonfirmasi lintasan interstellar.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.