Kemendagri Sebut Tarif NIK Tidak Ditanggung Masyarakat

Editor : Sudianto Pane

Foto ilustrasi e-KTP
Foto ilustrasi e-KTP
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Dirjen Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, masyarakat tidak akan menanggung atau dipungut biaya apapun terkait pemberian tarif Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Untuk masyarakat tidak dipungut biaya apapun,” tegas Zudan seperti dikutip dari wawancara Pro 3 RRI, Selasa (19/4/2022).

Ia menjelaskan, nantinya yang akan menanggung biaya NIK adalah lembaga terkait yakni, perbankan, asuransi hingga pasar modal.

.Baca : Penjelasan Kemendagri Terkait Akses NIK Berbayar 1.000 bagi Bank dkk

“Nantinya yang dipungut biaya adalah lembaga yang ada di Indonesia yang bersifat provit oriented, contohnya perbankkan, asuransi, pasar modal dan sebagainya,” jelasnya.

Zudan juga mengatakan, pemberlakuan tarif NIK akan diupayakan berlaku tahun ini. Pihaknya hingga saat ini masih memproses Peraturan Pemerintah (PP) yang akan diajukan kepada Presiden.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa diterapkan, karena ini sangat urgent untuk integrasi data secara nasional agar Indonesia juga bisa bergerak lebih maju,” jelas Zudan kembali.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.