Bisakah Kembali Duit Korban Investasi Ilegal, Ini Penjelasannya

Editor : Sudianto Pane

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kasus investasi ilegal atau bodong kian ramai diperbincangkan setelah Mabes Polri beberapa waktu lalu menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Doni Salmanan sebagai tersangka.

Indra Kenz diketahui menjadi tersangka kasus penipuan investasi melalui skema binary option atau opsi biner menggunakan aplikasi Binomo. Sedangkan, Doni Salaman menjadi tersangka penipuan investasi bodong lewat aplikasi Quotex.

Kerugian yang dialami oleh para korban Indra Kenz mencapai Rp25,6 miliar. Selain kasus Indra Kenz, belakangan sejumlah korban investasi ilegal lewat protokol penerbitan Decentralized Finance (DeFi) aplikasi Triumph mengaku mengalami kerugian hingga Rp2,3 miliar.

.Baca : OJK Diminta Lindungi Masyarakat dari Investasi Ilegal

Terbaru, ratusan korban dugaan penipuan investasi robot trading Millionaire Prime juga melaporkan ke Bareskrim Polri. Para korban mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp30,6 miliar dalam perkara tersebut.

“LQ Indonesia Law Firm pada hari ini tanggal 14 april 2022 kamis, tadi sore sekitar jam 4 sudah melakukan datang ke Bareskrim untuk melaporkan kasus robot trading Millionaire Prime,” kata kuasa hukum korban Franziska Martha Ratu kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kamis (14/4) lalu.

Kasus ini kian menambah daftar panjang penipuan investasi ilegal. Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal sejak 2011 hingga 2021 lalu mencapai Rp117,4 triliun. Adapun, korbannya sebanyak jutaan orang.

Lantas, bagaimana sebenarnya nasib uang para korban investasi ilegal tersebut?

Ketua SWI Tongam Lumban Tobing mengatakan biasanya transaksi dan aset dari pelaku, termasuk uang para korban dibekukan karena digunakan sebagai alat bukti oleh penyidik.

“Biasanya semua asetnya disita sebagai barang bukti. Dalam proses penyidikan semua aset yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana disita,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/4).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.