GAPKI Minta Presiden Jokowi Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Editor : Sudianto Pane

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi larangan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Evaluasi perlu dilakukan jika kebijakan tersebut terbukti memberikan dampak negatif terhadap pengusaha kelapa sawit.

“Jika kebijakan ini membawa dampak negatif kepada keberlanjutan usaha sektor kelapa sawit, kami akan memohon kepada pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan tersebut,” ungkap Ketua Bidang Komunikasi GAPKI Tofan Mahdi dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (23/4).

.Baca : Presiden Jokowi Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

.Baca : Presiden Jokowi Sebut Kebijakan HET Minyak Goreng Tidak Efektif karena Ada Permainan

GAPKI meminta seluruh pemangku kepentingan di industri sawit untuk ikut memantau dampak dari kebijakan tersebut di lapangan.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan dalam mata rantai industri sawit untuk memantau dampak kebijakan tersebut terhadap sektor kelapa sawit,” tutur Tofan.

Meski begitu, ia mengaku, pengusaha CPO akan menghormati keputusan pemerintah terkait larangan ekspor. Pelaku usaha, kata dia, akan ikut memonitor perkembangan di lapangan setelah kebijakan itu keluar.

“Kami sebagai pelaku usaha kelapa sawit mendukung setiap kebijakan pemerintah terkait sektor kelapa sawit,” ujar Tofan.

Sebelumnya, Jokowi melarang ekspor CPO dan minyak goreng mulai Kamis (28/4) mendatang. Kebijakan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Saya putuskan pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang ditentukan,” ucap Jokowi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.