Gara-gara Tak Terima Ditagih Hutang Beras, Oknum TNI AD Aniaya Seorang Wanita Pakai Sekop Sampah

Editor: Redaksi

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan

SURYAKEPRI.COM – Oknum TNI berinisial Serma MB dari Kesdam Kodam XIV/Hasanuddin menganiaya seorang wanita di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan sekop sampah yang dihantamkan ke wajah korban. Aksi sadis pelaku ini membuat korban mengalami luka di bagian wajahnya.

“Serma MB melihat di situ ada sekop (sampah) atau serok itu, dilayangkan ke korban RR ini,” ucap Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Rio Purwantoro saat diminta keterangannya, Jumat (6/5/2022).

Penganiayaan ini berawal dari perselisihan pelaku saat korban mendatangi kediaman Serma MB, Senin (2/5) lalu. Pelaku terpancing emosi karena kesal dengan korban yang datang menagih utang beras istrinya.

“Serma MB tidak berkenan (korban menagih utang istrinya), dan terjadilah adu mulut sampai kejadian terjadinya tindakan tak terpuji penganiayaan,” ungkapnya.

Korban pun langsung kabur dari rumah pelaku usai dianiaya, hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Korban RR mendapat luka jahitan usai pelipisnya robek.

“Kena (luka) di pelipis pipi robek. Laporannya kemarin 2 jahitan dan bengkak di bibir,” beber Letkol Rio.

Atas insiden ini Polisi Militer (POM) Kodam XIV/Hasanuddin pun langsung mengamankan Serma MB untuk diperiksa. Sekop sampah yang dipakai menganiaya korban turut disita untuk menjadi alat bukti.

“Alat bukti ada sekop (sampah) yang dipakai untuk menampar atau melayangkan ke pipinya (korban RR) itu,” pungkasnya.

Sementara ayah kandung korban RR, Abdul Rajak Daeng Sanrang (60) membenarkan anaknya itu dianiaya oleh Serma MB menggunakan sekop sampah.

“Kalau itu menurut cerita, kayak sekop sampah katanya 1 kali dipukul,” ungkap dia saat ditemui di kediamannya, Jumat (6/5).

Korban RR yang mengalami penganiayaan langsung pulang ke rumah. Dirinya heran saat mendapati anaknya menangis dengan wajah penuh luka.

“Dipukul di rumah (pelaku Serma MB) itu. Oknum si pelaku. Setelah dipukul, langsung pulang ke rumah menangis. Saya kaget juga,” ucap Rajak.

Dia menuturkan kondisi anaknya berangsur membaik. Meski diakui masih trauma dengan penganiayaan yang dilakukan Serma MB.

Oknum TNI Serma MB Dicopot dari Tugas di Kesdam

Serma MB terancam dicopot dari tugasnya di satuan Kesdam XIV/Hasanuddin atas tindak penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban RR. Saat ini dinonaktifkan dari tugas sementara usai ditetapkan jadi tersangka.