66.254 Anak Usia 9 Bulan Hingga 15 Tahun Ditargetkan Terima Suntikan Imunisasi

Bupati Karimun Aunur Rafiq meluncurkan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Indonesia (BIAN) di SDIT Darul Mukmin, Kamis (19/5/2022). Foto Suryakepri.com/YAHYA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

66.254 Anak Usia 9 Bulan Hingga 15 Tahun di Karimun Ditargetkan Terima Suntikan Imunisasi 

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Bupati Karimun Aunur Rafiq meluncurkan secara resmi pencanangan Bulan Imuniasai Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Karimun.

Pencanangan tersebut dipusatkan di halaman Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Mukmin, Bukit Sidomulyo, Kecamatan Karimun, Kamis (19/5/2022).

Pembukaan ditandai dengan pelepasan sejumlah balon ke udara oleh orang nomor satu di Bumi Berazam (julukan Kabupaten Karimun, red) itu.

Bupati Karimun Aunur Rafiq melepaskan balon tanda dimulainya program Bulan Imunisasi Anak Indonesia (BIAN) di Kabupaten Karimun, Kamis (19/5/2022). Foto Suryakepri.com/YAHYA

Baca juga: Kunker ke Moro, Bupati Karimun Aunur Rafiq Puji Kemajuan Sektor Pariwisata Desa Jang

Turut hadir menyaksikan pencanangan BIAN tersebut Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, sejumlah tenaga medis dan sejumlah tenaga pengajar di SDIT Darul Mukmin.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, dalam pencanangan itu, sebanyak 66.254 anak usia 9 bulan hingga 15 tahun ditargetkan menerima suntikan imunisasi. Mereka tersebar di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Bupati juga menyebut target penyelesaian selama satu bulan ke depan.

 Baca juga: Bupati Karimun Resmikan Pasar Puakang, Rafiq: Revitalisasi Tahap 2 Tahun 2023

“Terimakasih kepada pihak Yayasan Darul Mukmin yang telah menyediakan tempat dalam acara pencanangan ini. Program imuniasi adalah salah satu bentuk pembangunan kesehatan dalam upaya preventif atau pencegahan. Imuniasai sangat penting dan merupakan cara paling efektif serta efisien, untuk mencegah penyakit tertentu, mengindari kecacatan dan mengurangi angka kematian,” ujar Rafiq dalam kata sambutannya.

Rafiq menyebut biasanya apabila terjadi kasus kematian atau kecacatan dalam keluarga hal itu dipicu tidak mendapatkan imuniasasi. Maka dari itu, ia mengimbau orangtua untuk secara aktif memastikan anak-anak mereka sudah mendapat imunisasi lengkap.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.