Rusia Nyatakan Kemenangan di Mariupol dan Kuasai Pabrik Baja Azovstal

Editor : Sudianto Pane

Pabrik baja Azovstal menjadi tempat perlindungan sejumlah serdadu Ukraina di Mariupol. (Reuters)
Pabrik baja Azovstal menjadi tempat perlindungan sejumlah serdadu Ukraina di Mariupol. (Reuters)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Rusia menyatakan kemenangan dalam pertempuran menguasai Kota Mariupol. Rombongan terakhir para petempur Ukraina yang mempertahankan pabrik baja Azovstal kini sudah menyerah, sebut para pejabat Rusia.

Selama berbulan-bulan sejumlah petempur berlindung di dalam kompleks pabrik tersebut sehingga Rusia sulit menguasai Mariupol.

Evakuasi 531 serdadu Ukraina pada Jumat (20/05) menandai berakhirnya pengepungan Mariupol sehingga kota tersebut dan pabrik bajanya “sepenuhnya dibebaskan”, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

.Baca : Dianggap Sebagai Tindakan Balasan, Rusia Mengusir 85 Diplomat dari Tiga Negara Eropa

“Fasilitas bawah tanah di pabrik itu, tempat para milisi bersembunyi, dikendalikan penuh oleh angkatan bersenjata Rusia,” tambah pernyataan tersebut.

Warga sipil Mariupol dievakuasi dari bunker pabrik baja Ukraina, ‘Kami sudah tidak melihat matahari begitu lama’

Dikepung Rusia, pejuang dan warga sipil Mariupol ‘terluka dan mati di dalam bunker’
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan rombongan terakhir petempur telah diberikan izin untuk meninggalkan lokasi.

“Hari ini, para pemuda menerima sinyal jelas dari komando militer bahwa mereka bisa keluar dan menyelamatkan diri,” kata Zelensky kepada stasiun televisi Ukraina.

Selama berminggu-minggu pabrik baja Azovstal dikepung militer Rusia. Semua bantuan kemanusiaan diblokir dan lokasi tersebut digempur serangan udara.

Ratusan serdadu bersembunyi di sana, termasuk marinir, Garda Nasional (yang mencakup resimen Azov), penjaga perbatasan, polisi, dan unit pertahanan territorial.

Meski demikian, ada banyak pula warga sipil, yang meliputi perempuan, anak-anak, dan lansia. Mereka bertahan dengan pasokan makanan kian terbatas, tanpa air bersih, dan tidak melihat sinar matahari sama sekali.

Kompleks pabrik baja seluas 10 kilometer persegi memiliki jaringan terowongan yang dirancang untuk berlindung saat perang nuklir terjadi.

Awal bulan ini, para warga sipil tersebut dievakuasi sepenuhnya setelah melalui negosiasi alot yang dikoordinasi PBB dan Palang Merah.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.