Arab Saudi Larang Warganya Bepergian ke 15 Negara Ini, Indonesia Termasuk Salah Satunya

Editor: Redaksi

Foto ilustrasi: Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi
Foto ilustrasi: Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Arab Saudi secara resmi melarang bepergian warganya ke belasan negara, tak terkecuali Indonesia lantaran perkembangan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Pengumuman larangan tersebut disampaikan langsung oleh Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) setempat. Selain Indonesia, setidaknya ada 15 negara lain yang di ‘blacklist’ oleh pemerintah Saudi.

Daftar negara yang masuk daftar hitam Arab Saudi antara lain Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik, Kongo, Libya, Indonesia, Vietnam, Armenia, Belarusia dan Venezuela.

Lantas, apakah keputusan ini akan berpengaruh terhadap jamaah haji asal Indonesia saat ini?

Hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi hanya memberlakukan larangan bepergian ke Indonesia bagi warganya. Tidak ada keterangan lebih lanjut apakah keputusan ini akan berdampak pada keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun ini.

Namun, Saudi sendiri telah mengeluarkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi para jamaah. Misalnya, mengenai batasan usia calon jemaah haji adalah maksimal berusia 65 tahun.

Selain itu, para jamaah haji juga wajib untuk mendapatkan vaksin Covid-19 minimal dosis kedua yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Mereka juga wajib mengantongi hasil tes PCR negatif dengan sampel yang diambil dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

Pada tahun ini, total jamaah haji yang akan diberangkatkan mencapai 100.051 orang, yang terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus, sejalan dengan terbitnya Keputusan Menteri Agama 405/2022 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun 1443 H/2022 yang diteken pada tanggal 22 April lalu.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama sendiri telah membuka tahap pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1443 H/2022 M. Tahap ini dibuka dari 9 dan ditutup pada 20 Mei lalu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.