Kemendagri Serta Organisasi Islam Singapura Mengkritik UAS

Editor : Sudianto Pane

Ilustrasi. Ustaz Abdul Somad mengklaim dirinya dideportasi dari Singapura. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ilustrasi. Ustaz Abdul Somad mengklaim dirinya dideportasi dari Singapura. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kementerian Hukum dan Dalam Negeri Singapura serta organisasi Islam negara itu mengkritik penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) usai dirinya mengklaim dideportasi dari negara-kota itu pekan lalu.

Organisasi tokoh muslim Singapura yang tergabung dalam Grup Rehabilitasi Religius (RRG) menyesalkan penceramah yang tak sejalan dengan nilai Islami.

“Grup Rehabilitasi Religius merespons dengan rasa malu dan penyesalan sangat dalam untuk sejawat penceramah yang muncul untuk menguasai dan menyebarkan pandangan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islami dan universal terhadap kemanusiaan, belas kasih, rasa cinta syarat terhadap sesama,” demikian pernyataan RRG di unggahan Facebook, seperti dikutip The Strait Times.

.Baca : Ustaz Abdul Somad (UAS) Dideportasi dari Singapura

.Baca : Presiden Jokowi Kunjungi SpaceX, Temui Elon Musk

Mereka kemudian melanjutkan, “Kami sangat mendukung posisi pemerintah Singapura bahwa pandangan dan orang-orang yang memecah belah tidak memiliki tempat di negara ini.”

RRG merupakan organisasi untuk meredam radikalisme di Singapura. Mereka kerap memberi konseling terhadap sejumlah muslim yang terpapar radikalisme, narapidana teroris, dan mereka yang menyebarkan ekstremisme.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Singapura K Shanmugam juga buka suara soal UAS.

“Kami tak akan membiarkan orang seperti Somad [UAS] memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengikut lokal atau terlibat dalam aktivitas yang mengancam keamanan dan keharmonisan komunitas kami,” kata Shanmugam saat merespons pengusiran UAS, seperti dikutip The Straits Times.

Ia kemudian menegaskan, “Posisi kami sangat sederhana. Orang seperti ini, kami tidak akan membiarkan mereka masuk.”

Shanmugam juga meminta warga Singapura untuk berhati-hati menyikapi keterlibatan pengkhotbah luar negeri dan ajaran yang memecah belah.

“Gunakan penilaian Anda. Anda tahu apa yang menjadikan Singapura maju. Anda tahu apa yang baik untuk diri Anda dan komunitas,” ujarnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.