Polres Karimun Amankan 3 Pelansir Solar Subsidi SPBU Poros Pakai Truk, Sudah Beraksi Setahun

Wakapolres Karimun Kompol Syaiful Badawi menunjukkan tiga pelansir solar subsidi SPBU Poros menggunakan truk saat konferensi pers di Mapolres Karimun, Senin (30/5/2022) sore. Foto Suryakepri.com/YAHYA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Polres Karimun Amankan 3 Pelansir Solar Subsidi di SPBU Poros Pakai Truk, Sudah Beraksi Setahun

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Salah satu dugaan penyebab terjadinya kelangkaan BBM jenis solar di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) belakangan ini akhirnya terungkap.

Itu setelah Satreskrim Polres Karimun mengamankan tiga orang diduga pelansir BBM jenis solar subsidi di SPBU Poros, jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Balai Karimun, Jumat (28/5/2022).

Ketiga pelaku dalam beraksi melansir solar subsidi SPBU Poros menggunakan moda transportasi truk sebanyak tiga unit.

Baca juga: Penggerebekan Penimbunan 52 Ton Solar Bersubsidi di Bogor, Omset Mencapai Rp 50 Juta Perhari

Berdasarkan keterangan Wakapolres Karimun Kompol Syaiful Badawi, ketiga pelaku sudah beraksi selama satu tahun lebih sejak Februari 2021.

“Sudah beroperasi sejak Februari tahun 2021,” ujar Kompol Syaiful Badawi saat konferensi pers kasus tersebut di Mapolres Karimun didampingi Kasat Reskrim AKP Arsyad Riyandi, Senin (30/5/2022) sore.

Ketiga pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut antara lain EH selaku pemilik 3 truk dan gudang penyimpanan solar hasil lansir dari SPBU Poros di jalan Telaga Tujuh, RT 002 RW 003, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun.

Baca juga: Bakamla RI Gagalkan Tranfer Solar di Selat Durian, Dua Kapal Kayu dan Tug Boat Dibawa ke Karimun

Dua tersangka lainnya yakni anak buah EH berinisial MS dan YS yang berperan sebagai sopir truk.

Solar subsidi SPBU Poros yang dilansir oleh ketiga tersangka kemudian dijual kembali ke masyarakat dengan keuntungan minimal Rp 60 ribu per satu jerigen isi 30 liter.

Akibat perbuatan ketiga tersangka tersebut, distribusi BBM solar subsidi di SPBU Poros ke masyarakat sempat terganggu. Antrean panjang sempat terjadi di SPBU milik Pemerintah Kabupaten Karimun tersebut.

Baca juga: KRI Alamang-644 Tangkap Dua Kapal Pengangkut Bahan Bakar Solar Ilegal di Selat Singapura

“Satu jerigen mereka bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 60 ribu,” kata Kasat Reskrim AKP Arsyad Riyandi.

Arsyad mengatakan, ketiga tersangka digerebek pihaknya pada 28 Mei lalu di sebuah gudang di jalan Telaga Tujuh, RT 002 RW 003, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun.

Saat digerebek, para tersangka tengah menyuling solar subsidi hasil dari melansir di SPBU Poros menggunakan tiga truk ke dalam drum-drum yang telah dipersiapkan.

Baca juga: Dua Kapal Kencing Solar di Perairan Tanjung Sauh Batam Disergap Bakamla, 8 Ton Solar Disita

“Saat diamankan mereka lagi melakukan penyulingan dari truk ke drum-drum di gudang mereka di daerah Kolong,” beber Arsyad.

Ketiganya bersama barang bukti diantaranya BBM solar sebanyak 1.470 liter, tiga unit truk BP 9621 KU, BP 9406 KU dan BP 9522 KU serta puluhan derigen BBM berbagai ukuran kemudian digelandang ke Mapolres Karimun untuk diperiksa.

Kepada penyidik Satreskrim Polres Karimun, ketiganya mengakui melansir BBM jenis solar subsidi di SPBU Poros untuk kemudian dijual kembali ke masyarakat dengan harga di atas normal.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.