Kasus Indra Kenz dan Doni Salmanan Sudah Dalam Proses Kejaksaan Agung

Editor: Redaksk

Indra Kenz/Foto: Palevi/detikhot
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

IndraSURYAKEPRI.COM – Kasus dugaan penipuan robot trading yang melibatkan Indra Kenz dan Doni Salmanan kini sudah dalam proses di Kejaksaan Agung. Penanganan kasus ini adalah dua dari sembilan kasus robot trading prioritas yang ditangani Kejaksaan Agung.

“Dari sembilan perkara, terdapat lima perkara yang telah masuk dalam tahap penelitian berkas,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangannya, Senin, 14 Juni 2022.

Lima perkara yang telah masuk dalam tahap penelitian berkas atau P. 19, yaitu Terlapor Indra Kenz (IK) pada April 2020 melalui Youtube, Instagram, dan Telegram menawarkan keuntungan melalui aplikasi Binomo Option yang merugikan masyarakat. Terlapor Doni Salmanan (DS) pada Maret 2021 melakukan promosi melalui akun Youtube dengan menawarkan keuntungan melalui aplikasi trading Quotex (Binary Option) hingga merugikan banyak korban (Tahap P.19).

Selanjutnya, PT FAP dengan Hendry Susanto (HS) sebagai terlapor menawarkan aplikasi robot trading yang menawarkan investasi pada aset perdagangan berjangka dan aset Kripto, PT TGK pada 2020 – 2022 dilaporkan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan terindikasi menjalankan Investasi Bodong yang berkedok skema Ponzi, serta PT DPA pada 28 Februari 2022 diduga melakukan robot trading yang tidak memiliki izin.

“Terhadap lima perkara tersebut, saat ini masih dalam tahap koordinasi secara intensif antara Penyidik Bareskrim Polri dengan Jaksa Peneliti pada Jampidum Kejaksaan Agung,” kata Ketut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.